Kanal

Video Asusila dengan Ariel 8 Tahun Lalu Diungkit Lagi, Begini Kabar Luna Maya dan Cut Tari

Luna Maya dan Cut Tary - Kolase Tribun Solo/Instagram Luna Maya dan Cut Tary

BANGKAPOS.COM - LSM bernama Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI)  ingin agar kasus video asusila Luna Maya dan Cut Tari tidak digantung.

Itu karena kepolisian memastikan hingga saat ini status Luna Maya dan Cut Tari dalam video asusila tersebut masih tersangka sejak ditetapkan pada 2010 silam.

Belum ada penjelasan apakah gugatan LP3HI itu atas persetujuan Luna Maya atau Cut Tari.

Dilansir dari Tribun Timur, permohonan praperadilan itu masuk ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 5 Juni 2018, dengan Kepala Kepolisian Republik Indonesia sebagai termohon I dan Jaksa Agung sebagai termohon II.

"Video itu, kasus praperadilan. Praperadilan masuk pada hari Selasa, 5 Juni 2018, perkara nomor 70/pid.prap/2018PN Jaksel.

Pemohon dalam praperadilan ini adalah LSM (lembaga swadaya masyarakat) Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia disingkat LP3HI," ujar Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Achmad Guntur, ketika ditemui Kompas.com (grup Surya.co.id) di kantornya, Jumat (3/8/2018).

LP3HI mengajukan permohonan itu untuk menghentikan penyidikan secara hukum terhadap Luna Maya dan Cut Tari.

"Kemudian, memerintahkan kepada termohon satu untuk memberitahukan penghentian penyidikan terhadap Cut Tari dan Luna Maya kepada penuntut umum yaitu termohon dua," kata Achmad melanjutkan.

Sidang perdana permohonan praperadilan tersebut sudah digelar pada 2 Juli 2018.

"Kemudian, pada 5 Juli (2018), para termohon tidak hadir. Maka ditundalah persidangan pada Senin 16 Juli. Itu pihak termohon enggak hadir juga. Kemudian, 30 Juli 2018, dari situlah berjalan persidangannya," ucap Achmad Guntur.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: Surya

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Berita Populer