Kanal

Gadis-gadis Belia Ditawarkan Secara Online, Tarifnya Rp 600 Ribu Short Time

Ilustrasi - Bangka Pos/Dok

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengungkap kasus prostitusi anak di bawah umur.

Seorang pelaku bernama Asep Nurmansyah (33) ditangkap setelah terbukti menjadi otak kasus prostitusi anak dibawah umur dengan korban berinisial YA (15).

Pengungkapan itu berawal dari penelusuran tim cyber patrol yang memperoleh adanya informasi prostitusi online melalui grup Facebook.

// googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-Inside-MediumRectangle'); }); //

Mengetahui hal tersebut, petugas kemudian melakukan transaksi untuk menjebak pelaku.

 “Anggota mendapat informasi bahwa ada pelaku diduga menawarkan prostitusi secara online melalui grup Facebook,” ujar Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Faruk Rozi, Senin (13/8).

// var unruly = window.unruly || {};unruly.native = unruly.native || {};unruly.native.siteId = 1082418; //

Hanya saja sebelum mencapai kesepakatan, pelaku meminta uang tanda jadi sebesar Rp 100 ribu.

Tarif yang dikenakan pun berbeda-beda yakni short time sebesar Rp 900 ribu untuk dua kali main dan Rp 600 ribu untuk satu kali berhubungan.

Setelah melalui proses transaksi, akhirnya disepakati bertemu di Hotel d’Arcici, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (12/8).

Setibanya di lokasi, Polisi langsung mengamankan sejumlah saksi dan korban.

“Tim di lapangan kemudian berhasil mengamankan tiga orang laki-laki dan dua orang perempuan yang disuruh untuk mengantarkan korban (YA) dengan menggunakan taksi online,” ungkap Faruk, dikutip TribunSolo.com dari Warta Kota.

Faruk menceritakan setelah melalui proses interogasi terhadap saksi dan korban, Asep Nurmansyah diketahui sebagai otak kasus prostitusi anak dibawah umur tersebut.

Polisi kemudian mengejar pelaku yang berada di Apartemen Grand Pramuka City.

“Tim kemudian berhasil mengamankan seorang laki-laki bernama Asep Nurmansyah alias Asep sebagai pemilik akun chirenusex@yahoo.co.id dengan nama Adi Piero (adi)."

"Akun tersebut digunakan untuk melakukan transaksi perdagangan anak,” ujar Faruk.

Barang bukti yang berhasil diamankan yakni satu buah kartu akses kamar hotel, satu lembar bukti transfer atas nama Asep Nurmansyah sebesar Rp 100 ribu sebagai uang tanda jadi, masing-masing satu buah CD dan BH wanita serta uang tunai sebesar Rp 1 juta.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti kemudian diamankan ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok guna proses penyidikan lebih lanjut. (Junianto Hamonangan)

Artikel ini telah tayang di Warta Kota dengan judul Polisi Ungkap Prostitusi Anak di Bawah Umur di Tanjung Priok, Tarif Sekali Kencan Rp 600 Ribu

// cX.callQueue.push(['invoke', function() { googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-BelowArticles'); }); }]); //
 
Editor: fitriadi
Sumber: Warta Kota

VIDEO Isak Tangis Kerabat Korban Pembunuhan Bekasi: Tunjukkan Pembunuhnya Tuhan

Berita Populer