Kanal

Gelapkan Dana Nasabah Bank Arta Graha Pangkalpinang, Empat Terdakwa Mulai Disidang

Bus tahanan pidana umum saat tiba di pengadilan negeri Pangkalpinang - Bangkapos/Adinda Rizki Amanda

Laporan Wartawan Bangka Pos, Adinda Rizki Amanda

BANGKAPOS.COM, BANGKA - 4 Terdakwa atas nama Willy Christianto selaku pimpinan cabang Bank Artha graha Pangkalpinang, Willie alias Ayung selaku AO (Account Officer), Erwin Yuanto selaku AO (Account Officer) dan Arrizky Muharya sebagai pegawai Bank disidang, Selasa (22/8/2018).

Ke empatnya disidang setelah diduga melakukan peggelapan uang dari 70 orang nasabah, kerugiannya mencapai Rp.300 juta lebih.

Dilansir dari berita Bangkapos.com sebelumnya yang berjudul "Sudah 4 Tersangka Kasus Penggelapan Dana Nasabah di Bank Artha Graha terus Berlanjut".

Kasus ini mencuat setelah Tim Fismondev Dit Krimsus Polda Kepulauan bangka Belitung mengamankan 4 orang oknum pegawai bank tersebut.

Modus yang dilakukan keempat orang oknum pegawai Bank Artha Graha Cabang Pangkalpinang tersebut yakni dengan memanipulasi data serta memalsukan dokumen.

Caranya uang muka dari nasabah bank dibayar Rp 6,5 juta namun hanya disetorkan ke bank oleh oknum-oknum tersebut 4 juta sisanya mereka ambil tanpa disetorkan.

Kerugian total dari 70 nasabah tersebut mencapai Rp 300 juta lebih dan telah berjalan selama 3 bulan.

Saat ini sidang sudah masuk agenda pemeriksaan saksi. 2 orang saksi yang diperiksa yakni Hendi dan Alvian masih diperiksa kesaksiannya dihadapan majelis hakim pengadilan negeri Pangkalpinang.

"Saudara perjelas kan dulu laporan terdakwa, itu laporan karena adanya pemalsuan surat atau apa" tanya ketua hakim I Nyoman Wiguna dihadapan terdakwa.

Sidang dipimpin oleh ketua hakim I Nyoman Wiguna dan didampingi anggota hakim Siti Hajar Siregar dan Corry Oktarina di ruang Garuda PN Pangkalpinang.(*)

Penulis: Adinda Rizki Amanda
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com

Aldi Novel Adilang Hanyut hingga ke Jepang: Saya Hanya Berdoa, dan Hiu Itu Pergi

Berita Populer