Kanal

Bupati Bangka Berencana Ubah Jalur Rute Pawaidan Karnaval, Masyarakat Pro dan Kontra

Anggota Paskibraka Kabupaten Bangka Khafiza Hesta Supantriadi saat membawa baki berisi Bendera Merah Putih yang diserahkan Bupati Bangka Tarmizi Saat, Jumat (17/8/2018) di Lapangan Bina Satria Sungailiat. - Bangka Pos / Nurhayati

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Rute Parade drumband, baris berbaris dan karnaval yang rencananya akan dilaksanakan mulai 27,28 dan 29 Agustus rencananya akan dirubah.

Hal ini dikatakan oleh Bupati Bangka, Tarmizi Saat, Kamis (24/8/2018).

Sebelumnya jalur awal dimulai di Jalan Pemuda menuju ke Jalur Jenderal Sudirman dan Finis di Taman Kota Sungailiat dengan panggung kehormatan di depan rumah warga sampaing kantor BPJS di Jalan Jenderal Sudirman.

Namun jalur tersebut akan diubah dimulai dari rumah dinas Wakil Bupati Bangka menuju Kantor Camat Sungailiat (juri pos 1) menuju Pasar Inpres, panggung kehormatan di pasar inpres, (juri pos 2). Peserta menuju Simpang Telkom kanan Jalan Batin Tikal Sri Pemandang RM Ketapang (juri pos 3) menuju Senang Hati (juri pos 4) menuju simpang Sri Ayu kekiri nenuju kantor pos, seputaran KFV juri (pos 5) dan finish di Taman Kota Sungailiat.

"Gerak jalan tetap di posisi yang ada. Hari ini saya ngotot pokoknya gerak jalan lewat polres. PU nyodok jalan itu setelah tanggal 30 Agustus. Nanti panggungnya di dekat Telkom ke kanan lebih dingin," kataTarmizi.

Menurutnya, jika lewat rute yang baru ini peserta parade drumband, baris berbaris dan karnaval lebih teduh dibandingkan dengan rute yang lama karena saat siang suhu udara sangat panas.

"Kasihan anak-anak panas luar biasa. Pantulan-pantulan aspal itu luar biasa bukan tidak menghargai jalan protokol. Sekali-kali ngotot lah jadi bupati, biasanya ku ngikut kate orang disini aoklah, ni dak beda pokoknya di situlah, tetap di situ yah," tegas Tarmizi.

Dia menyebutkan soal selesai pawai tersebut jam berapa itu urusan lain yang penting rute tersebut dilaksanakan sesuai rute baru yang telah disiapkan.

Mengenai adanya perubahan rute tersebut masyarakat ada yang pro dan kontra. Seperti yang diungkapkan An Warga Sungailiat yang tinggal di Jalan Jenderal Sudirman ini mengaku tidak setuju jika menggunakan rute yang baru.

"Tidak tidak setuju kami. Lah dari jaman ke jaman rute Jalan Jenderal Sudirman," kata An.

Hal senada disampaikan Fifi peserta baris berbaris. Menurutnya jika harus di rute yang baru jarak tempuh lebih panjang karena satu rute beda dengan jalan Jenderal Sudirman yang dua jalur.

"Lebih lame satu jalur biase e kalau abis di panggung penghormatan langsung due jalur jadi cepet," kata Fifi.

Sedang Ucok setuju jika melalui rute baru karena dekat dengan rumah tempat tinggalnya. Namun ia berpendapat jika di tempat yang lama masyarakat lebih mudah menonton karena jalurnya lurus.

"Kalau rute lame tuh trek e lurus, lempeng jalan e bagus dan lebar. Masyarakat enak nonton. Kalau rute sekarang jalan e sempit, bergelombang, banyak belok-belok e, banyak tanjakan kek banyak pingsan peserta parade baris, drumband dan karnaval kayak e butuh tenaga medis tambahan," ungkap Ucok.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com

Aldi Novel Adilang Hanyut hingga ke Jepang: Saya Hanya Berdoa, dan Hiu Itu Pergi

Berita Populer