Kanal

Sembahyang Rebut di Simpang Teritip Tidak Hanya Dihadiri Warga Tionghoa

Wakil bupati Bangka Barat, Markus bersama Rudianto Tjend serta ketua kelenteng Bakti Mulia Desa Pelanggas saat mengjadiri sembahyang rebut - Istimewa

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nordin

BANGKAPOS.COM -- Warga Tionghoa dan masyarakat dari berbagai kalangan di Kecamatan Simpang Teritip memenuhi Klenteng Bakti Mulia di Desa Pelangas untuk melaksanakan dan menyaksikan sembahyang rebut, Jumat (24/8).

Sembahyang rebut ini bertujuan untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rezeki dan hasil panen dari cocok tanam yang berlimpah pada tahun ini, serta untuk menyambut musim tanam yang baru agar kedepan lebih berhasil lagi dari tahun sebelumnya.

Wakil Bupati Bangka Barat, Markus menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu tradisi adat istiadat budaya masyarakat tionghoa, harus di lestarikan serta dapat menjadi salah satu pariwisata religius di Bangka Barat.

"Pemerintah Bangka Barat sangat mendukung kegiatan seperti ini, diharapkan kedepan kegiatan ini dapat lebih meriah dan teragenda. Semoga Bangka Barat dapat menjadi contoh sebagai daerah yang dapat menjaga kerukunan umat beragama," terang Markus.

Anggota DPR RI Rudianto Tjen juga sangat mengapresiasi masyarakat Simpang Teritip yang sudah menjaga kerukunan beragama, karena bukan saja masyarakat Khonghucu saja yang hadir, mereka membaur menjadi satu.

"Inilah yang harus dijaga, keharmonisan dan kerukunan umat beragama," ungkap Rudianto Tjen.

Ketua Klenteng Bakti Mulia Susanto mengungkap terimakasihnya kepada pemerintah Bangka Barat karena sudah mendukung baik itu moril maupun materil, sehingga kegiatan sembahyang rebut ini bisa terlaksana. 

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos

Fenomena Air Terjun Sedudo Nganjuk Berubah jadi Hitam Pekat, Pengunjung Dilarang Mandi

Berita Populer