Kanal

Penerapan Zonasi, Guru Harus Siap Ditempatkan Dimana Saja

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy - Bangka Pos / Krisyanidayati

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy mengatakan pihaknya sudah mulai memberlakukan zonasi guru.

Sistem zonasi tidak hanya diberlakukan dalam sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) hal ini untuk pemerataan pendidikan.

"Zonasi guru kan ini sudah tahun kedua, untuk zonasi guru itu dilakukan rotasi dan mutasi. Kalau siswa dan PPDB kan pertimbangan lokasi dan radius," katanya usai memberikan pembekalan kepada kepala sekolah SMA di Gedung LPMP Bangka Belitung, Senin (27/8/2018).

Ia menyebutkan guru dilakukan rotasi baik tour of duty dan tour of area sesuai Undang-undang ASN.

"Guru itu ada disuatu tempat pengabdiannya hanya 2-5 tahun. Tidak boleh melebihi itu, harus ada mutasi," katanya.

Muhadjir menyatakan jika di suatu Provinsi masih ada daerah Terpencil, Terpinggir, dan Terluar (P3T) semua guru harus memiliki pengalaman untuk mengajar disana.

"Kalaupun ada Provinsi yang ada wilayah P3T, maka semua guru yang ada di Provinsi itu wajib pernah punya pengalaman mengabdi di wilayah P3T itu," tegasnya.

Disinggung mutasi ini, Muhadjir menegaskan bahwa sebagai abdi negara, guru harus profesional dan bersedia ditempatkan dimana saja.

"Salah satu tugas profesional guru harus selalu meningkatkan kemampuan dan pengalaman, kalau enggak pindah, kalau enggak pindah enggak nambah pengalamannya," katanya.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com

Wanita di Medan Dicegat 4 Teman Sosialitanya saat Naik Taksi, Babak Belur Dihajar Pakai High Heels

Berita Populer