Kanal

Terdakwa Narkotika Divonis 4 Tahun 8 Bulan dengan Denda Rp 800 Juta

Ilustrasi - net

Laporan Wartawan Bangka Pos Adinda Rizki Amanda

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Terdakwa Adi Guntara alias Adi alias Kuya divonis 4 tahun 8 bulan dengan denda Rp 800 juta oleh majelis hakim pengadilan negeri Pangkalpinang, Senin (27/8/2018).

Pada tanggal 17 Januari 2018 sekitar pukul 16.00 WIB, Adi menghubungi kenalannya dengan maksud menanyakan pesanannya. Kemudian ia membuat janji bertemu di stadion Depati Amir Pangkalpinang.

Sesampainya di daerah jalan besar dekat stadion Depati Amir ia bertemu dan melakukan transaksi berupa 1 paket kecil narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,6118 gram yang dimasukan ke dalam kotak rokok 1 paket kecil narkotika tersebut dibeli olehnya seharga Rp 500 ribu.

Anggota Sat Narkoba polres Pangkalpinang yakni Habibi dan Tomy mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa sering terjadinya transaksi narkotika di jalan Ahmad Dahlan RT 08 RW 03 Kelurahan Keramat Kecamatan Rangkui Pangkalpinang.

Setelah mendapatkan informasi tersebut maka dilakukanlah penyelidikan hingga pukul 19.30 WIB. Ia ditangkap saat melintas di jalan Ahmad Dahlan dengan mengendarai sepeda motor.

Terdakwa ditangkap dan dilakukanlah penggeledahan dan ditemukan 1 kotak rokok, 1 buah hp warna putih, 1 helai tissue, 1 bak plastik bening dan 1 unit sepeda motor berhasil diamankan.

"Saudara dengar saudara divonis 4 tahun 8 bulan dengan denda Rp 800 juta apabila denda tidak dibayar maka diganti dengan kurungan penjara selama 4 bulan"kata ketua hakim Hotma Sipahutar di hadapan terdakwa.

Mendengar hal itu ia hanya terdiam menunduk di hadapan majelis hakim. Diakhir persidangan ketua hakim memberikan kesempatan kepada terdakwa Adi dalam menentukan sikap atas keputusan kali ini.

"Atas keputusan ini saudara berhak menentukan sikap yakni menerima, pikir-pikir atau mengajukan banding, hal yang sama berlaku juga kepada penuntut umum"jelas ketua hakim.

Tanpa didampingi penasehat hukum terdakwa langsung menerima keputusan disidnag terakhirnya kali ini.

"Saya menerimanya yang mulia hakim"jawabnya saat ditanyakan tanggapannya pada keputusan sidang hari ini.

Sidang dipimpin oleh ketua hakim Hotma Sipahutar dan didampingi anggota hakim Iwan Gunawan dan Wahyudinsyah di ruang Cakra Pengadilan Negeri Pangkalpinang.(*)

Penulis: Adinda Rizki Amanda
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com

Warga Gerebek Guru Honorer Asal Madura yang Cabuli Siswi SMP di Dalam Mobil, Awal Kenalan di Medsos

Berita Populer