Kanal

Minum Air Dingin atau Air Panas, Mana yang Lebih Baik Untuk Kesehatan Begini Penjelasannya

Ilustrasi minum air putih - iST

BANGKAPOS.COM - Masih menjadi perdebatan dari dulu, apakah air dingin baik untuk kesehatan atau tidak.

China merupakan negara pertama yang mengetahui dan menemukan bahwa minum air dingin, terutama setelah makan, buruk bagi kesehatan dan dapat berdampak buruk pada proses pencernaan.

Fakta lain menyebutkan, air hangat dapat membuka pori-pori kulit sehingga kulit terasa lebih longgar, sedangkan air dingin malah menutup pori-pori.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-Inside-MediumRectangle'); }); //

Dilansir oleh Intisari dari laman Stylecraze, air dingin menyempitkan saluran pencernaan dan dapat membuat prosesnya sulit.

Karena sistem pencernaan terhambat, maka tubuh kita tidak cukup mendapatkan banyak protein dan nutrisi agar organ lain berfungsi dengan baik.

Baca: Agnez Mo Terciduk Keluar dari Ruangan Digandeng Pria, Siapa Dia?

var unruly = window.unruly || {};unruly.native = unruly.native || {};unruly.native.siteId = 1082418; //

Sehingga, seluruh kerja tubuh akan dipengaruhi oleh minuman air dingin.

Enzim tubuh kita bekerja paling baik pada suhu 37-42 derajat celsius dan ketika kita minum air dingin, seluruh energi kita akan digunakan hanya untuk menaikkan suhu air dingin yang kita minum itu.

Energi ini seharusnya dimanfaatkan untuk mencerna makanan.

Akibatnya, proses pencernaan (yang  juga membutuhkan energi) memakan waktu lebih lama dari biasanya dan kita akan cepat merasa lelah.

Disebutkan juga minum air dingin setelah makan menyebabkan pembentukan lendir berlebih di dalam tubuh, yang membuat sistem kekebalan tubuh lemah dan tubuh menjadi lebih rentan terkena pilek atau flu.

Halaman
1234
Editor: zulkodri
Sumber: Surya

Video Sel Asli Setya Novanto Diunggah Najwa Shihab, Nazaruddin Ikut Tepergok di Dalamnya

Berita Populer