Kanal

Saat Warga Gelar Sembahyang Rebut, Arwah Bergentayangan Pulang ke Akhirat, Patung Dewa Dibakar

Ritual Sembahyang Rebut -

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Seluruh arwah turun ke bumi sejak permulaan bulan ke tujuh.

Di antara arwah tersebut, ada yang bergentayangan dalam keadaan terlantar, sehingga mereka sangat membutuhkan persembahan makanan. 

Hal ini diyakini oleh warga Keturunan Tionghoa di Bangka Belitung, mereka meyakni tiap hari ke 15 bulan 7 penanggalan Imlek, peristiwa itu terjadi.

Mereka kemudian melakukan ritual Sembahyang Rebut, seperti yang terjadi di Kelenteng Altar Bhakti Airsabak RT 03 Lingkungan Kudai Utara Kelurahan Sinarjaya Jelutung Sungailiat Bangka.

"Tujuan dari perayaan Sembahyang Rebut diyakini  oleh warga Tionghoa Bangka pada saat tersebut pintu akhirat terbuka atau Khoi Kui Mun," kata Jerry Liem alias Ajun, Bendahara Kepanitiaan Perayaan Sembahyang Rebut di lingkungan Sungailiat baru-baru ini.

Sembahyang Rebut di RT 03 Airsabak Kudai Utara diakui Ajun, sukses dilaksanakan, Jumat (24/8/2018).

Sejumlah warga keturunan berkumpul merayakan ritual.

"Karena diyakini bahwa seluruh arwah akan turun ke bumi sejak permulaan bulan ke tujuh.

Di antara arwah tersebut, ada yang bergentayangan dalam keadaan terlantar, sehingga mereka sangat membutuhkan persembahan makanan," katanya.

Arwah yang terlantar ini tidak memiliki keturunan, meninggal tidak wajar, dan meninggal dalam kurun waktu lama atau disebut generasi lanjut tidak kenal dan tidak memberi persembahan.

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com

Wanita Tewas Dalam Lemari Pernah Unggah Foto Bersama Pelaku, Sempat Usir dari Kos sebelum Dibunuh

Berita Populer