Kanal

Dipanggil Dewan Ini Keluhan 12 Guru PAUD yang Diberhentikan dan Tanggapan Kepala SKB

Rapat Komisi I DPRD Kabupaten Bangka untuk membahas mengenai 12 guru PAUD SKB Sungailiat yang dipecat sepihak, Senin (3/9/2018) di Ruang Rapat Banmus DPRD Kabupaten Bangka - Bangka Pos / Nurhayati

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Pemberhentian 12 Guru Paud Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Sungailiat  langsung mendapat respon dari anggota DPRD Kabupaten Bangka.

Komisi I DPRD Kabupoaten Bangka hari ini, Senin (3/9/2018) mengelar rapat pertemuan dengan menghadirkan semua pihak terkait, mulai dari 12 guru PAUD SKB yang diberhentikan, pihak Dinas Pendidikan, Kepala SKB, dan Ketua Komite PAUD SKB Sungailiat di ruang Banmus DPRD Kabupaten Bangka.

Rapat tersebut untuk menyelesaikan permasalahan 12 guru PAUD SKB yang dipecat sepihak oleh Kepala SKB Sungailiat Ivonne.

Saat menemui dewan ini beberapa guru PAUD SKB tersebut terpaksa harus membawa dua anak mereka yang masih balita untuk memperjuangkan nasib mereka.

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bangka Usnen, dihadiri juga oleh Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bangka Magrizan, Mendra Kurniawan, Meydian dan Ruswanto.

Diakui Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bangka Usnen bahwa rapat yang digelar Komisi I DPRD Kabupaten Bangka ini bukan untuk mencari kesalahan tetapi solusi bagi 12 guru PAUD SKB yang dipecat tersebut.

"Terus terang saja kami tidak mendapatkan surat tertulis mengenai masalah ini tetapi justru dari anggota komisi II yakni Pak Kurtis, sehingga Kurtis yang menyampaikan. Tugas kami komisi I berusaha memanggil bapak/ ibu karena sudah menjadi tugas DPRD. Kami dengar juga masalah ini sudah diselesaikan bupati cuma tidak tahu sampai dimana, cuma hari ini kita coba selesaikan," kata Usnen.

Pada kesempatan ini Perwakilan Guru PAUD SKB Susi Susanti mengungkapkan rasa ketidakadilan yang dilakukan oleh Ivonne selaku kepala SKB Sungailiat.

Pemecatan sepihak ini menurut Susanti sudah didengarnya saat awal masuk ajaran baru 14 Juli 2018 lalu. Saat itu mereka melakukan kegiatan rutin membersihkan sekolah. Kemudian mereka dipanggil kepala SKB bahwa mereka akan dinonaktifkan sementara karena pihak sekolah tidak lagi memungut iuran.

Halaman
123
Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com

Gubernur Tampar Suporter PSMS Medan hingga Videonya Viral, Beri Penjelasan di Instagram

Berita Populer