Kanal

Kronologis Jokowi Sempat Tegur Warga di Lombok yang Kampanyekan Dirinya

Presiden Jokowi -

BANGKAPOS.COM - ‎Presiden Joko Widodo menegur seorang warga Lombok, NTB, saat mulai berkampanye pemilihan presiden 2019.

Awalnya, Presiden Jokowi memberikan bantuan pembangunan rumah secara simbolis kepada masyarakat Lombok di Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Minggu (2/8/2018).

Setelah memberikan sambutan, Jokowi mempersilahkan warga yang ingin menyampaikan sesuatu untuk naik ke atas panggung.

Baca: PT.KAI Buka Lowongan Jadi Pramugari dan Pramugara Kereta Api, Cek Syaratnya

Baca: Ini Dia Atlet Wanita Terbaik Pertama di Asian Games 2018, Usianya Baru 18 Tahun

Raden, nama salah satu warga Lombok yang berkesempatan menyampaikan keluh kesahnya.

"Bantuan pembangunan rumah, masih ada yang belum," ucap Raden.

Baca: Ternyata Suami Ayu Dewi Punya Peran Besar Mendukung Kesuksesan Asian Games 2018

Baca: Asian Games 2018: Sembilan Negara Peserta Pulang Tanpa Medali, 2 di Antaranya Tetangga Indonesia

Keluhan tersebut, langsung di jawab Jokowi dengan menyampaikan bahwa pemerintah membutuhkan waktu untuk melakukan verifikasi data dilapangan secara akurat, karena dana yang diberikan merupakan uang negara.

"‎Kurang lebih ada 71 ribu rumah yang rusak berat, ringan, sedang, ini jumlah yang tidak sedikit, yang baru kita verifikasi 19 ribu, masih banyak yang belum terdata dan terverisikasi dengan baik, saya minta semuanya bersabar, agar verifikasi betul-betul akurat," jawab Jokowi.

Baca: Jadwal Lengkap Liga Champions 2018/2019, Banyak Grup Neraka

Baca: Efek Begadang Bisa Sebabkan Tubuh Jadi Gemuk dan Berasa Lemah

Menurut Jokowi, dalam penyaluran dana bantuan untuk pembangunan rumah mulai dari Rp 10 juta hingga Rp 50 juta per rumah, perlu hati-hati karena jika terdapat kesalahan maka pejabat negara bisa terkena kasus hukum.

"Pejabat ngitungnya juga takut, kalau itungannya keliru, uang sudah keluar, nah ini bisa masuk sel yang keliru, jadi semuanya harus hati-hati," ucap Jokowi.

Mendengar penjelasan Presiden, Raden langsung memahaminya dan tidak menyampaikan keluhan lagi, tetapi malah mempromosikan Jokowi di Pilpres 2019.

Baca: Ayu Ting Ting atau Via Vallen? Jawab Cepat Jonatan Christie Ternyata Lebih Pilih Sosok Ini

Baca: Jadi Bridesmaid Pernikahan Sahabat, Begini Penampilan Nagita Slavina Bersama Teman Artis

"Dana sumbangan ini, kita sangat bersyukur kepada Allah dan pada presiden, rasa syukur kepada Presiden, diperiode nanti semoga jadi presiden lagi," kata Raden disambut tawa hadirin.

"Sebentar-sebentar, ini enggak boleh, ini kampanye, enggak boleh, enggak boleh," timpal Jokowi yang melarang Raden untuk berkampanye.

‎Pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp 50 juta untuk rumah yang rusak berat, Rp 30 juta untuk rusak sedang, dan Rp 10 juta untuk perbaikan ringan.

Kontruksi pembangunan rumah, diwajibkan menggunakan teknologi RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat)‎, agar memiliki ketahanan ketika terjadi gempa.

Sementara fasilitas publik, seperti pasar, sekolah, rumah ibadah, puskesmas dan rumah sakit yang rusak, ‎Jokowi mengatakan, pemerintah akan perbaiki dan ditargetkan bisa kembali berfungsi pada Desember 2018.

 
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Tribunnews

Beredar Isi Percakapan Asusila Kepsek SMAN 7 Mataram yang Menyeret Baiq Nuril

Berita Populer