Kanal

Terlalu Pecaya Pada Kekasih, Uang Rp10 Miliar Milik Wanita Ini Justru Dibawa Kabur

ilustrasi wanita yang ditipu melalui situs kencan online -

BANGKAPOS.COM - Seorang janda (52) yang namanya disamarkan sebagai Loida dari Pulau Guimaras, Filipina, baru saja ditipu oleh kekasihnya.

Ketika suami Loida yang dari warga negara Inggris meninggal, dia meninggalkan kekayaannya untuk Loida.

Namun, kekayaan yang ditinggalkan suaminya tidak mampu mengusir kesepian dalam hidup Loida.

Kemudian Loida mengunjungi situs kencan online.

Di sana, dia menemukan pria bernama Stephen Desmond Nelson, yang usianya sama dengannya.

Stephen memberi tahu Loida bahwa dia adalah warga Amerika yang tinggal di Chicago.

Meski tidak pernah bertemu langsung, mereka akhirnya menjadi pasangan kekasih online.

Beberapa bulan setelahnya, Stephen menawarkan Loida untuk menjadi mitra bisnisnya.

Stephen mengatakan pada Loida bahwa dia akan memperluas bisnisnya di Filipina.

Stephen mengatakan bahwa bisnis itu membutuhkan dana sebesar $ 9.948.665 (Rp147,6 miliar) yang dijanjikan akan disimpan di rekening bank Loida.

// googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-Inside-MediumRectangle'); }); //

Loida tidak berpikir dua kali dan langsung memberikan informasi rinci mengenai rekening banknya, serta kartu ATM.

Rupanya, Loida dapat dengan mudah mengakses sekitar $ 198.973 (Rp2,9 miliar).

Stephen berulang kali meminta Loida untuk mendapatkan lebih banyak uang, sampai Loida memberinya sekitar $ 597.026 (Rp8,8 miliar).

Loida sampai menjual atau menggadaikan dua kendaraan, sebuah resor, rumah kos di Mindano dan Manila serta properti lainnya, sehingga dia bisa mengirim lebih banyak uang ke Malaysia.

Loida mulai cemas dan mempertanyakan pada Stephen tentang nasib investasinya.

Namun, awal tahun ini dia mendapati semua rekening banknya sudah hampir kosong.

Dengan bantuan Biro Investigasi Nasional (NBI), Loida akhirnya tahu dia telah ditipu.

NBI berhasil menangkap lima orang rekan Stephen yang bertindak atas nama Stephen.

Kelima orang itu ditahan karena melanggar Undang-undang Pencegahan Kejahatan Dunia Maya.

Mereka diyakini menjadi bagian dari sindikat internasional yang terlibat dalam penipuan.

Surat kabar setempat mengatakan bahwa Stephen mungkin bukan orang sungguhan, meskipun dalam profilnya Stephen diidentifikasi sebagai warga Nigeria yang berbasis di Malaysia bernama Ogba Peter Amawhe.

 
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Intisari

Video Detik-detik King Kobra Ditangkap Kurir JNE di Perumahan, Warga Mengaku Lihat Ada 6 Ekor Ular

Berita Populer