Kanal

Video: Ikan Aligator dan Piranha Semaput Dimusnahkan Menggunakan Larutan Cengkeh

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Enam ekor ikan Alligator dan empat Piranha langsung semaput saat dimasukkan ke dalam ‎kotak fiber berisi air larutan Cengkeh dengan dosis tertentu.

Ikan-ikan ini awalnya sempat menggelepar, lalu mengapung tak bergerak hanya dalam beberapa menit.

Begitulah proses pemusnahan 10 ikan predator dan invasif di kantor Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu Provinsi Bangka Belitung, komplek Kantor Gubernur, Selasa (4/9/2018) sore.

Setelah mati, beberapa ikan dikubur, beberapa lainnya kemudian diawetkan menggunakan formalin.

Ikan-ikan yang dikenal mampu merusak ekosistem ini adalah hasil serahan dari para penghobi ikan predator di Babel.

Kepala BKIPM Babel ‎M. Darwin Syah menjelaskan pemusnahan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan mereka beberapa bulan yang lalu. Saat itu mereka mengimbau masyarakat agar menyerahkan ikan-ikan invasif.

Ini sesuai dengan Undang-undang nomor 31 tahun 2004 dan Permen 41 tahun 2014 terkait jenis-jenis ikan invasif.

Ikan ikan ini diperoleh setelah bekerja sama dengan komunitas Pecinta Ikan Predator Babel Rio yang berangotakan 400 lebih penghobi.

Selanjutnya, pemusnahan juga akan dilakukan di Belitung.

‎Sesuai ketentuan, ikan-ikan yang dimusnahkan tersebut adalah ikan yang invasif dan agresif. Ikan ini dapat menganggu stabilitas ekosistem.

Ikan predator dan invasif juga akan memusnahkan ikan-ikan asli atau endemik yang ada di Babel seperti Arwana Hijau, Seluang, Gabus asli Bangka, Cupang, dan Buntal Air Tawar.

Warga yang tidak lagi memiliki ketertarikan untuk memelihara agar menyerahkan ikan tersebut ke BKIPM Babel.Tujuanya untuk menjaga kelestarian perairan di Babel.‎

BKIPM juga membuka Posko dan call canter untuk tempat bertanya masyarakat. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com

Kondisi Rumah Angel Lelga Pasca-digerebek, Didatangi Polisi hingga Bawa Bungkusan usai Penggeledahan

Berita Populer