Kanal

Kasus Bintara Tewas Dianiaya Atasan, Pelaku Cemburu Istrinya Makan Siang Bersama Korban

Pelaku penganiayaan juniornya hingga meninggal dunia di barak dalmas Polda Sultra sedang melakukan pra rekonstruksi. - Dok Humas Polda Sultra

BANGKAPOS.COM, KENDARI - Bripda Muh. Fathurrahman Ismail, anggota Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) meninggal dunia, Senin (3/9/2018) dini hari.

Bripda Fathurrahman Ismail meninggal setelah dianiaya dua seniornya, yaitu Bripda Z dan Bripda F di barak Dalmas polda setempat.

Dilansir Kompas.com, keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca: Foto Syur Pria Mirip Anggota DPRD Bersama Wanita di Kamar Beredar di Facebook

Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Goldenhardt mengatakan, penganiayaan tersebut karena Bripda Z merasa cemburu.

Harry menjelaskan, Bripda Z tak terima istrinya makan siang bersama korban.

Korban juga telah mengaku kepada pelaku bahwa dirinya diajak makan oleh istri pelaku dua minggu yang lalu.

Dari situlah korban merasa cemburu hingga pada Senin (3/9/2018), pelaku mendatangi korban di barak dan menginterogasinya.

Kemudian terjadilah penganiayaan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Baca: 2 Tahun Kenal, Hilang Kontak, Akhirnya Dijodohkan, Begini Kisah Cinta Kartika Putri dan Habib Usman

Dia pun membantah informasi yang menyebut, korban dan istri pelaku memiliki hubungan asmara.

Hal tersebut juga telah dikonfirmasi ke pelaku.

"Kedua pelaku dikenai ancaman Pasal 351 subsider Pasal 354 KUHP terkait penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang. Keduanya menjalani pemeriksaan kode etik dan pidana umum," kata Harry. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul Penganiayaan Bintara Polisi hingga Tewas oleh Seniornya Dipicu Cemburu

Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com

Hanyut di Laut sampai ke Jepang selama 49 Hari, Begini Cara Aldi Novel Adilang Bertahan Hidup

Berita Populer