Kanal

1 Muharram, Desa Tanjung Kelumpang Gelar Tradisi Tahunan Maras Taun

Jejeran dulang hidangan Maras Taun Desa Limbongan 2017 sebelum disajikan kepada warga dan tamu undangan yang hadir pada acara tersebut, Minggu (7/5/2017). - bangkapos.com/Dedy Qurniawan

Laporan Wartawan Pos Belitung, Suharli

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Belitung Timur bersama masyarakat Desa Tanjung Kelumpang, akan menyelenggarakan tradisi tahunan yakni Maras Taun.

Pelaksanaan kegiatan akan dipusatkan di rumah dukun Kapung desa Tanjung kelumpang, kecamatan simpang pesak pada  (13/9) akan datang.

Asnul  Pejabat pembuat komitmen (PPK) pelaksana kegiatan peletarian Tradisi, Disbudpar Beltim, saat ditemui posbelitung.co mengatakan pelaksanaan Maras Taun telah ada sejak lama.

Dan ini tetap dilaksanakan sejumlah kampung yang diturunkan dari generasi ke generasi, hingga saat ini.

"Seperti tahun-tahun lalu masyarakat desa Tanjung kelumpang mengadakan upacara adat maras tahun, bertepatan dengan hari keagamaan Islam yaitu 1 Muharram 1439 Hijriyah, yang merupakan momentum umat Islam untuk memperbaiki atau intropeksi diri masing-masing tanpa meninggalkan adat istiadat yang telah diwariskan oleh para leluhur yaitu kegiatan Maras taun yang jatuh pada hari Kamis 13 September 2018," jelas Asnul.

Maras taun adalah tradisi untuk mengakhiri 1 tahun yang telah dilewati dan memulai untuk 1 tahun yang akan dilewati.

Dan merupakan wujud syukur masyarakat atas berkah yang diberikan selama setahun.

Menurut Asnul, maras tahun mempunyai esensi yang jauh lebih penting dari sekedar pesta adat, karena memiliki nilai pembelajaran yang berguna kepada semua masyarakat, untuk lebih mengutamakan kebersamaan, kegotongroyongan, mempererat silaturahim dan memperkuat persaudaraan antar anggota masyarakat.

Asnul menjelaskan kegiatan ini difasilitasi Dibudpar Beltim bekerja sama dengan masyarakat dari desa Tanjung kelumpang. 

"Kkami ingin swadaya masyarakat untuk melestarikan budaya yang ada di Belitung timur," ujar Asnul.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Pemkab Beltim, supaya anak-anak generasi penerus lebih mengenal budaya-nya.

Dalam kegiatan maras tahun juga akan diadakan hiburan pentas kesenian tradisional Belitong seperti, Lesong Panjang, Begambus, Hadra, Campak darat, dan Dul mulok.

"Disbudpar juga mengajak dan menghimbau semua pelaku pariwisata, khususnya travel, biro perjalanan danwisatawan lokal maupunn mancanegara untuk ikut menyaksikan dan meramaikan acara marastaun tersebut," pungkas Asnul. (*)

Penulis: Suharli
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Berita Populer