Kanal

Anggodo Widjojo Tokoh Kasus Cicak dan Buaya telah meninggal Dunia Hanya Disemayam 9 Jam di Surabaya

Anggodo Widjojo (tengah) didampingi kuasa hukumnya usai melaporkan kasus penyadapan yang dilakukan KPK mengenai pembicaraannya dengan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Wisnu Subroto di Kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (30/10). - KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

BANGKAPOS.COM - Anggodo Widjojo, sosok yang pernah mencuat namanya akibat kasus Cicak-Buaya, telah meninggal dunia.

Jenazah sempat dirawat di Yayasan adi Jasa, jalan Demak sebelum diterbangkan ke Jakarta.

Sigin, operator Yayasan Adi Jasa mengungkapkan, jenazah Anggodo masuk Yayasan Adi Jasa pada Jumat (7/9/2018), pukul 20.10 WIB.

Kemudian, jenazah keluar dari Yayasan Adi Jasa pada Sabtu (8/9/2018) pukul 05.00 WIB untuk dibawa ke Jakarta.

Baca: Begini Reaksi Sule Melihat Foto Lina dengan Pria lain yang Tersebar: Semoga Bahagia

"Jenazah langsung dimandikan, dirawat, kemudian dimasukkan peti untuk dibawa ke Jakarta," ucap Sigin ketika dikonfirmasi SURYA.co.id, Minggu (9/9/2019).

Sigin mengungkapkan, untuk jenazah pada umumnya, banyak tamu yang berdatangan menjelang jika disemayamkan.

Namun untuk Anggodo, jenazah diperkirakan hanya didatangi keluarga terdekat karena hanya disemayamkan semalam.

Baca: Di Arab Saudi 51 Nama Bayi Ini Dilarang, Namun 6 Diantaranya Populer di Indonesia

"Sepertinya disemayamkan tetapi cuma beberapa jam. Banyak kiriman bunga tetapi ya tidak bisa diterima karena keluarga sudah nggak ada,"pungkasnya.

Sosok Anggodo sendiri diketahui merupakan sosok yang diduga mencoba menyuap pimpinan KPK.

Namanya mencuat pada tahun 2009 saat konflik Cicak-Buaya atau antara KPK dan Polri mengemuka.

Anggodo saat itu menyebut pimpinan KPK bisa disuap guna membebaskan Anggoro Widjojo dari pengusutan kasus korupsi.

Baca: Dulu Terkenal, Sekarang Artis Ini Jadi Ojek Online dan Jualan di Pinggir Jalan Nafkahi Keluarga

Alhasil diketahui kemudian, Anggodo dijatuhi vonis empat tahun penjara dan denda Rp 150 juta subsider tiga bulan kurungan oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Meski sempat mengajukan banding, Pengadilan Tinggi Jakarta justru memperberat hukuman Anggodo Widjojo menjadi lima tahun penjara pada November 2010.

Tidak hanya itu, Mahkamah Agung juga memperberat hukuman Anggodo Widjojo menjadi 10 tahun dan denda Rp 250 juta subsider lima bulan kurungan.

Baca: 4 Pasangan Seleb Ini Blak-blakan Ungkap Ritual Malam Sebelum Tidur, Satunya Proses Perceraian

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Tokoh Kasus Cicak dan Buaya Anggodo Widjojo Meninggal, Hanya 9 Jam Disemayamkan di Surabaya, http://jatim.tribunnews.com/2018/09/09/usai-diterima-yayasan-adi-jasa-jenazah-anggodo-widjojo-dikirim-ke-jakarta.
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Ayu Mufihdah KS

Editor: zulkodri
Sumber: Tribun Jatim

Kronologi Polisi Gadungan Perkosa Siswi SMK di Hadapan Pacar, Berawal Kepergok Mesum di Warnet

Berita Populer