Kanal

De'locomotief Tongaci Beach Dapat Pengakuan Kementerian Pariwisata, Destinasi Wisata Terunik

Perayaan Anniversary De'locomotief Tongaci Beach. - Ist

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Perayaan anniversary Kawasan Wisata Terpadu De'locomotief Tongaci Beach ke tiga tahun, Sabtu (8/9/2018) dan Minggu (9/9/2018) berlangsung meriah.

Pada perayaan hari jadi tersebut pihak De'locomotief Tongaci Beach menampilkan beragam kegiatan menarik yang bisa dinikmati dan diikuti seluruh pengunjung yang datang. 

Diantaranya pada Sabtu (8/9/2018) penampilan tari sambut dari anak-anak TK Kemala Bhayangkari Sungailiat, pemotongan tumpeng, prosesi pelepasan tukik/penyu ke alam bebas, lomba rangking satu untuk tingkat SD.

Hingga SMA, workshop traditional musical and theatrical, dan workshop kepariwisataan dan narkoba. 

Sedangkan pada Minggu (9/9/2018) digelar workshop dan kompetisi modern dan KPOP cover dance, workshop dan kompetisi

fotografi, video blog, body painting, mural, grafitty, stand up comedy, artware recycle, ekosistem penyu, presentasi ekosistem penyu
Tongaci Finding Talent (Cari Bakat) serta pengumuman pemenang dan pembagian hadiah.

Disampaikan Owner De Locomotief Anton Soegito Poetra melalui HRD/Pengelola De Locomotief Edo Firdaust, tepat usia De'locomotief Tongaci Beach berusia tiga tahun destinasi wisata tersebut telah mendapatkan pengakuan dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dengan diselenggarakannya berbagai event kementerian.

"Disini juga kita masuk nominasi salah satu tempat wisata paling unik di Indonesia," ungkap Firdaus kepada bangkapos.com, Minggu (9/9/2018).

Destinasi wisata ini menurutnya merupakan, perpaduan antara tempat rekreasi dan pendidikan.

Dimana di De'locomotief Tongaci Beach adalah tempat yang tepat bagi anak-anak untuk menambah wawasannya .

"Pada kesempatan ini kami sebagai pengusaha sekaligus sebagai pelopor kepariwisataan berharap banyak kepada Pemkab Bangka dukungan yang sebesar-besarnya juga kepada semua pihak, media agar dapat turut mempromosikan kawasan ini agar menjadi destinasi andalan kedepannya," harap Edo.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com

Inilah Sosok Pria Sulawesi yang Hanyut Sampai ke Jepang, Makan Ikan Mentah dan Sempat Diserang Hiu

Berita Populer