Kanal

Transaksi Valas di Pangkalpinang Tetap Normal, Ketika Rupiah Melemah 

Branch Manager PT Bank Permata Tbk, Wilayah Pangkalpinang, Herwanto Fu. - Bangka Pos / Yudha Palistian

Laporan Wartawan Bangkapos,  Yudha Palistian

BANGKAPOS.COM,  BANGKA -- Ditengah kurs rupiah tengah melemah transaksi valutas asing (valas) di PT Bank Permata Tbk masih normal-normal saja. Permata mencatat transaksi valas cukup berimbang.

Branch Manager, Herwanto Fu,  mengutarakan meski rupiah melemah volume transaksi valas yang terakhir di Bank Pertama malah terhitung stabil.

"Tidak terlalu banyak ya, karena nasabah kita tidak banyak melakukan ekspor dan impor, dan didominasi dari nasabah retail," ungkap Herwanto kepada Bangkapos, Senin (10/9/2018).

Ia juga menjelaskan,  berdasarkan peraturan Bank Indonesia melakukan penyesuaian atas Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 16/16/PBI/2014 tentang pembelian valas di atas US$ 100.000 per bulan per nasabah wajib menggunakan underlying.

Dalam penyesuaian aturannya, bank sentral menurunkan batas pembelian valas dengan pembuktian dokumen underlying atau jaminan dari yang berlaku sebelumnya sebesar US$ 100.000 menjadi US$ 25.000 per nasabah per bulan dan mewajibkan penggunaan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

"Jika nasabah ingin membeli valas dulunya di bawah US$ 100.000 tidak perlu menggunakan underlying, sekarang perlu menggunakan dokumen underlying,” ucapnya.

Menanggapi nilai tukar rupiah, ia pun sedikit mengimbau untuk menggenjot di sektor pariwisata sebab bisa menaikkan pemasukan devisa negara melalui para wisatawan luar maupun domestik.(*)

Penulis: Yudha Palistian
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com

5 ABG Digerebek Hendak Gelar Pesta Seks di Makassar, 3 Gadis Masih di Bawah Umur

Berita Populer