Kanal

Perubahan APBD Pangkalpinang 2018 Disetujui, Begini Rinciannya

Penandatangan persetujuan rancangan pera perubahan APBD Pangkalpinang 2018 di sidang paripurna yang digelar pada Rabu (12/9/2018). - BANGKA POS/DEDY QURNIAWAN

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM -- Rancangan Perubahan APBD Pangkalpinang 2018 disetujui oleh DPRD Pangkalpinang dalam sidang paripurna yang digelar pada Rabu (12/9/2018) siang. Secara ringkas, pendapatan daerah Pangkalpinang ditetapkan sebesar Rp 911,1 miliar, atau meningkat sebesar Rp 20,9 miliar dari pendapatan daerah sebelumnya yakni Rp 890,3 miliar.

Adapun belanja daerah ditetapkan sebesar Rp 1,1 triliun dari sebelumnya Rp 925,3 miliar.

Plt. Wali Kota Pangkalpinang M. Sopian meminta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengelola pajak dan retribusi daerah agar mengupayakan intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber pendapatan. Ini diperlukan karena adanya penambahan target penerimaan pendapatan daerah, khususnya pendapatan asli daerah (PAD).

Pada struktur ringkas APBD Perubahan 2018 ini, PAD Pangkalpinang diproyeksikan sebesar Rp 167,2 miliar atau naik sebesar 2,57 persen dari target sebelumnya sebesar Rp 163 miliar.

Target PAD Pangkalpinang diminta mencapaii target dengan tetap mengedepanlan azaz berkeadilan dan memperhatikan tingkat kemampuan masyarakat serta peraturan yang berlaku.

"Agar target yang telah ditetapkan pada perda tentang perubahan APBD ini pada akhir tahun dapat tercapai," kata Sopian dalam sambutannya.

Dia juga mengingatkan agar kepala OPD untuk melaksanakan program dan kegiatan pada perubahan APBD 2018 secara efektif, efisien tepat waktu, dan sesuai peraturan yang berlaku.

"Mengingat efektivitas pelaksanaannya cukup singkat, oleh sebab itu segera melaksanakannya (program dan kegiatan) sesuai jadwal yang telah direncanakan," ucap Sopian. (*)

Struktur Singkat Rancangan Perubahan APBD 2018

Halaman
12
Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos

VIDEO John Kei, Sosok Pembunuh Sadis Penghuni Sel Khusus Nusakambangan yang Kini Bertobat

Berita Populer