Kanal

Sidang Adjukasi, KPU Babel Nilai Pemohon Ingkari Pakta Integritas

Suasana sidang adjudikasi di Bawaslu Babel, Rabu (12/9/2018). - Bangkapos/Hendra

Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- KPU Propinsi menilai pakta integritas pemohon yang mendaftarkan calegnya ke KPU sudah berbuat ingkar.

Sidang adjudikasi agenda pembacaan jawaban termohon atas permohonan pemohon digelar di Bawaslu Babel, Rabu (12/9/2018).

Sidang dipimping langsung oleh anggota Bawaslu Firman Pardede didampingi komisioner Bawaslu Babel lainnya.

Hadir dalam sidang adjukasi tersebut termohon KPU Propinsi Babel, pemohon Saifullah beserta penasehat hukum. 

“Dalam pakta integritas pemohon sudah menyatakan bahwa tidak akan mencalonkan anggotanya yang terlibat kasus sebagaimana diatur dalam PKPU 20 tahun 2018. Tapi dari aduan masyarakat ditemukan bahwa pemohon ternyata merupakan mantan narapidana kasus korupsi,” kata Davitri.

Dengan demikian lanjut Davitri, pemohon dinilai sudah mengingkari pakta integritas yang sudah ditandatanganinya.

Kemudian dalam pakta integritas juga disepakati bahwa bila melanggar pakta integritas bersedia untuk menggantikan calon yang baru yang tidak pernah terlibat pidana sebagaimana diatur dalam PKPU 20 tahun 2018.

“Temuan itu sudah kita klarifikasi ke lembaga terkait. Ada putusan dari pengadilan negeri, pengadilan tinggi dan keterangan dari Lapas Bukit Semut bahwa pemohon pernah dipidana kasus korupsi,” kata Davitri.(*)


Penulis: Hendra
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com

Dijual untuk 'Nikah Bayaran' ke Cina, 11 Wanita Indonesia Disiksa Bak Hewan, Hukum Hambat Kepulangan

Berita Populer