Kanal

Tak Terima Ditampar, Resdivis Aniaya Paman Sendiri

Rido (29) residivis kasus pembunuhan yang melakukan penganiayaan terhadap pamannya diperiksa anggota Polsek Tanjungpandan, Rabu (12/9/2018). - Bangka Pos / Dede Suhendar

Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Residivis kasus pembunuhan, Rido kembali berulah. Meskipun masih dalam status Pembebasan Bersyarat (PB), ‎lelaki berusia 29 tahun itu dilaporkan oleh Usman Harun (49) karena tindakan penganiayan berat.

Bahkan, korban yakni Usman yang menderita luka robek di bagian kepala akibat pukulan bendar tumpul itu tenryata paman pelaku‎ sendiri.

"Memang korban sudah melaporkan kejadian itu kepada kami dan sekarang sudah dilakukan proses hukum. Antara pelaku dan korban ini masih ada hubungan kekerabatan, pelaku ini masih ponakan korban," ujar Kapolsek Tanjungpandan AKP Agus Handoko SH kepadaposbelitung.co, Rabu (12/9/2018).

Agus menjelaskan kronologis berawal pada Sabtu (8/9/2018) dini hari. Pada waktu korban mendapat informasi bahwa keponakannya terlibat keributan di halaman Hotel Bahamas.

Mendengar informasi tersebut, akhirnya korban mengambil insiatif datang ke lokasi dan mengamankan kejadian itu.

"Korban ini security di salah satu pusat perbelanjaan, jadi dapat info itu dia datang ke lokasi mengamankan ponakannnya. Karena melihat ponakannya ini mabuk, akhirnya korban menampar pelaku," jelas Agus.

Namun, tamparan itu diartikan berbeda oleh pelaku. Akhirnya setelah tersulut amarah, pelaku lalu menyusul korban.

Setelah tiba di TKP tepatnya di Jalan Stadion Barat, Kelurahan Pangkal Lalang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, pelaku langsung memukuli korban menggunakan baja ringan yang biasa digunakan membuat atap rumah.

Akibat kejadian penganiayaan itu, korban menderita luka di bagian kepala.

"Jadi setelah kami mendapat laporan dari korban dilakukan proses pemeriksaan awal dan langsung mengamankan pelaku," katanya.(*)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com

VIDEO John Kei, Sosok Pembunuh Sadis Penghuni Sel Khusus Nusakambangan yang Kini Bertobat

Berita Populer