Kanal

Waspada Kebiasaan Merokok Setelah Makan? Ini Dampaknya Bagi Tubuh, 10 Kali Lipat Bahayanya

Bahaya Merokok - http://sehatplan.com

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM - Kebiasaan merokok setelah makan dikalangan masyarakat rupanya mempunyai efek negatif lebih berbahaya bagi tubuh.

Bahkan,  lebih berbahaya 10 kali lipat jika dibandingkan dengan merokok pada waktu lain.

Hanya saja, hal itu belum diketahui banyak orang dan harus segera dihentikan

Menurut akun instagram yang kerap memposting tentang kesehatan @info.kesehatan.id merokok setelah makan sangat tidak dianjurkan.

Sebab, nikotin yang terkandung di dalam sebatang rokok akan diserap dua kali lipat oleh tubuh dan memberikan efek berbahaya.

Tembakau, bahan dalam sebatang rokok dapat memblokir penyerapan vitamin dan mineral.

"Merokok setelah makan sangat tidak dianjurkan. Sebab, nikotin yang terkandung di dalam sebatang rokok akan diserap dua kali lipat oleh tubuh dan memberikan efek berbahaya.

Tembakau, bahan dalam sebatang rokok dapat memblokir penyerapan vitamin dan mineral," tulisnya pada foto

Lebih lanjut, sebuah penelitian Universitas Illorin Teaching Hospital di Nigeria menunjukkan bahwa merokok setelah makan ternyata lebih berbahaya 10 kali lipat jika dibandingkan dengan merokok pada waktu lain.

Setelah mengkonsumsi makanan, tubuh bekerja menyerap berbagai nutrisi yang dibutuhkan sehingga peredaran darah pun akan aktif mendistribusikan nutrisi-nutrisi tersebut.

Namun, zat berbahaya di dalam rokok akan ikut ke dalam pendistribusian nutrisi ke seluruh tubuh melalui peredaran darah sehingga racun-racun pada rokok pun akan ikut menyebar ke seluruh penjuru tubuh.

Organ tubuh seperti usus, ginjal, hati, atau bahkan organ kardiovaskular layaknya jantung beresiko mendapatkan berbagai penyakit berbahaya.

Selain itu, beresiko impotensi atau bahkan penurunan kualitas sperma. (*)

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: teddymalaka

Jelang Pernikahan Mantan, Pria di Kalimantan Tengah Mengamuk Bunuh Bibi dan Ibu Kandungnya

Berita Populer