Ibu dan Anak Gantungkan Hidup dari Barang Rongsokan
Ibu dan anak ini, nekad mengadu nasib ke Bangka setelah mengikuti jejak putra sulungnya yang lebih dulu merantau ke Bangka.
Penulis: Alza Munzi |
Ibu dan anak ini, nekad mengadu nasib ke Bangka setelah mengikuti jejak putra sulungnya yang lebih dulu merantau ke Bangka.
"Saya
baru empat bulan bersama suami dan anak ke Bangka. Di Karawang juga
mencari barang-barang bekas. Lumayan lah, sehari dapat Rp 10 ribu,"
ungkapnya.
Sementara Uni, terpaksa meninggalkan bangku sekolah kelas 2 SD lantaran mengikuti orangtuanya mencari nafkah ke Bangka.
Di Pangkalpinang, mereka tinggal di tempat pembuangan sampah di kawasan Paritenam. Mereka akan menjual barang bekas ke bos penampung tak jauh dari sana.(day)