Sabtu, 30 Mei 2026

Peringatan 100 Tahun Teknologi Pertambangan Laut

Kapal Keruk Dabo Tertua

Teknologi pertambangan laut sudah digunakan sejak 100 tahun lalu. Dalam sejarah pertambangan timah di Indonesia...

Tayang:
Penulis: Hendra |
Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra

PANGKALPINANG, BANGKAPOS.com -- Teknologi pertambangan laut sudah digunakan sejak 100 tahun lalu. Dalam sejarah pertambangan timah di Indonesia, teknologi kapal keruk pertama kali hadir adalah Kapal Keruk Dabo yang dioperasikan pada zaman Belanda oleh perusahaan NV SITEM.
Kapal keruk tersebut dioperasikan di sekitar perairan Pulau Singkep pada tahun 1911.

Dirut PT Timah Tbk, Wachid Usman dalam sambutannya memperingati 100 tahun teknologi pertambangan laut, Selasa (26/4/2011) mengatakan teknologi kapal keruk pertama beroperasi di Indonesia yaitu KK Dabo hanya mampu menggali hingga kedalaman 9 meter saja dengan menggunakan mangkok 5 cruft.

"Seiring berkembangnya teknologi, kapal keruk terus mengalami peningkatan. Awalnya Kapal Keruk Dabo beroperasi tahun 1911. Kemudian di tahun-tahun berikutnya hingga tahun 1947 dibangun 32 kapal keruk dengan mangkok berukuran lebih besar, 9 sampai 14 cruft. Seluruhnya beroperasi di Indonesia," katanya.

Lalu menginjak masa nasionalisasi pertambangan timah dari perusahaan Belanda ke pemerintah RI, yang kemudian terbentuk PT Timah membangun 5 kapal keruk dengan ukuran 18 hingga 30 cruft.

"Dalam perkembangannya jadi total kapal keruk yang beroperasi di Indonesia ini sekitar 40 unit. 2 unit diantaranya milik PT Koba Tin dan 1 unit milik PT Riau Tin Mining," terangnya.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved