Penerbang Malaysia dan India Ambil Lisensi di NAM Flying School
Saat ini NAM Flying School mendidik calon penerbang masih untuk memenuhi kebutuhan pilot Sriwijaya Air...
Penulis: Fitri Wahyuni |
BANGKAPOS.COM, BANGKA --
Saat ini NAM Flying School mendidik calon penerbang masih untuk memenuhi kebutuhan pilot Sriwijaya Air.
"Namun tidak menutup kemungkinan, NAM Flying School mendidik calon
penerbang untuk maskapai lain," jelas Fandy Lingga President Director
NAM Flying School kepada bangkapos.com, Kamis (09/06/2011).
Dimana menurut Fandy, saat ini ada beberapa penerbang dari Malaysia dan
India menyelenggarakan program "Foreign Endorse Lisence". Dengan lisensi ini, tambah Fandy, mereka dapat bekerja sebagai penerbang Indonesia.
Di sisi lain dijelaskan Fandy, NAM Flying School targetnya dapat
meluluskan jumlah calon penerbang antara 20-25 calon penerbang di setiap
angkatan. Sedangkan kelulusan setiap angkatan dibutuhkan 12 bulan kalender
pendidikan dan pelatihan 150-160 jam terbang yang ditargetkan untuk
mendapatkan Commercial Pilot Lisence (CPL) - Instrument Rating (IR).