Minggu, 12 April 2026

Megat Meraih Kandis, Legenda dari Baturusa

Elisa siswi SDN 5 Simpang Katis Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (28/06/2011) tampil dengan penuh percaya diri saat acara

Penulis: nurhayati |
Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Elisa siswi SDN 5 Simpang Katis Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (28/06/2011) tampil dengan penuh percaya diri saat acara lomba minat baca bercerita bagi siswa SD/MI se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Hotel Novilla Sungailiat.

Ia mencerita cerita rakyat berjudul Megat Merah Kandis yang berasal dari Desa Baturusa Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka.

"Di tepi Sungai Baturusa  tinggallah sepasang suami istri. Saat itu sang istri sedang mengandung ia ingin sekali makan daging pelanduk tetapi pelanduk betina yang sedang mengandung anak pelanduk jantan," cerita Elisa.

Namun ternyata suaminya mengira yang diingini istri pelanduk jantan yang mengandung, tetapi berhari-hari mendapatkan pelanduk jantan yang mengandung, kemudian didapatlah pelanduk betina yang sedang mengandung anak pelanduk betina sehingga istri melahir anak perempuan yang diberi nama Megat Meraih Kandis yang artinya puteri nan cantik.

"Mak inang bagaimana ini suami saya bilang kalau anak laki-laki harus ku rawat tapi kalau anak perempuan maka harus kubunuh," ungkap Elisa.

Singkat cerita karena sayang kepada anak, akhirnya untuk menutupi agar suaminya tidak tahu, sang istri membunuh anak anjing, kemudian dikuburkan. Ternyata kebohongan itu terbongkar, suaminya tahu istrinya telah berbohong. Sang suami marah besar lalu membunuh anaknya. Setelah membunuh anaknya ia  menyesal dan bunuh diri.

"Tempat Megat Meraih Kandis makamkan dinamakan Pangkalan Kandis yang menjadi nama desa di Baturusa," cerita Elisa mengakhiri ceritanya dengan berpantun.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved