Senin, 13 April 2026

Ketupat Warga Basi

Penetapan 1 Syawal oleh pemerintah pusat menuai kritikan dari sejumlah masyarakat di Kabupaten Ketapang

zoom-inlihat foto Ketupat Warga Basi
Tribun Medan/Dedy Sinuhaji
Seorang pedagang merapikan ketupas hias yang dijualnya di kawasan Ring Road Medan, Rabu (10/8/2011). Ketupas hias yang digunakan sebagai dekorasi hiasan untuk ruangan rumah dan kantor jelang lebaran tersebut dijual bervariasi mulai Rp25.000 hingga Rp75.000 per buah tergantung jenisnya.

BANGKAPOS.COM, KETAPANG - Penetapan 1 Syawal oleh pemerintah pusat menuai kritikan dari sejumlah masyarakat di Kabupaten Ketapang. Mereka menilai ini merupakan ketidakmampuan pemerintah dalam bekerja, khususnya penetapan 1 Syawal.

"Dari beberapa puluh tahun terakhir, ini baru pertama kalinya penentuan 1 Syawal kacau. Semua persiapan telah dilakukan masyarakat untuk hari lebaran, seperti menyiapkan ketupat, dan daging untuk hari raya, karena ada peristiwa ini masyarakat dirugikan. Khususnya, ketupat warga basi," ujar Kaleman (45) warga Ketapang.

Tidak hanya itu, sejumlah Masjid pun sejak sore telah mempersiapkan diri untuk mengelar takbiran. Hal itu juga berdampak pada agenda Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang yang mengundur semua acara perayaan penyambutan Idul Fitri 1 Syawal. Open House di kediaman Wakil Bupati Ketapang, Boyman Harun pun ikut ditunda.

Gema takbir bentuk luapan kegembiraan Umat Islam di Bumi Ale-ale dalam Festival Beduk sedianya dilaksanakan, Selasa (29/8/2011) malam juga ditunda menyusul penetapan 1 Syawal oleh Pemerintah Pusat, jatuh pada Rabu (30/8).

"Semua acara perayaan menyambut takburan kita tunda, termasuk open house di kediaman Wakil Bupati pun diundur," ujar Staf Humas Pemda Ketapang, Aspul kepada Tribun, Selasa (29/8/2011).

Open house di kediaman Wakil Bupati Ketapang, Boyman Harun sedianya digelar pada Selasa dan Rabu 30-31 Agustus 2011 di Jl KS Tubun, Kelurahan Sampit, Kecamatan Delta Pawan.

"Karena 1 Syawal jatuh pada hari Rabu, maka open house pertama mulai Rabu, kemudian Kamis," timpal Aspul.

Wakil Bupati Ketapang akan menerima kunjungan silaturahmi mulai pukul 08.30 WIB-12.00 WIB. Kemudian akan dilanjutkan pukul 13.00-17.00 WIB. Setelah itu usai menunaikan ibadah sholat magrib, maka open house kembali diadakan dari pukul 19.00-21.00 WIB.


Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved