Rabu, 13 Mei 2026

Tips Agar Terhindar dari Ancaman Hipnotis

HIPNOTIS atau sering juga disebut gendam, adalah suatu kekuatan yang memanfaatkan alam bawah sadar seseorang dengan memberinya

Tayang:
HIPNOTIS atau sering juga disebut gendam, adalah suatu kekuatan yang memanfaatkan alam bawah sadar seseorang dengan memberinya sugesti sehingga orang tersebut 'patuh' terhadap apa saja yang diperintahkan kepadanya.

Hipnotis memiliki keterkaitan dengan ilmu sihir dan  menggunakan bantuan jin. Jin inilah yang masuk ke dalam alam bawah sadar manusia sehingga korban tak berdaya  dan dapat diperintah sesuai keinginan si pelaku.

Dari berbagai kasus, praktik hipnotis acapkali menimpa korban yang sedang dalam perjalanan atau bahkan di saat korban sedang santai di rumah (rumah dalam keadaan sepi).

Hipnotis pada dasarnya terjadi apabila terjadi 'kontak' antara si pelaku dengan calon korban. Sedangkan perantara 'kontak' itu biasanya melalui pandangan, tepukan (sentuhan/salaman) dan minuman/makanan. Selagi 'kontak' yang dimaksud mampu dihindari atau minimal 'patut dicurigai' maka kekuatan hipnotis tidak akan berhasil masuk ke dalam alam bawah sadar si calon korban.

Dengan mengetahui proses ini makan hipnotis sebenarnya mudah diatasi. Inilah beberapa tips yang mungkin dapat membantu:

1. Hindari melakukan perjalanan seorang diri. Dengan ada teman paling tidak, pelaku hipnotis mengalami kesulitan untuk melancarkan aksinya terhadap dua orang atau lebih secara sekaligus.

2. Jika di rumah sepi (seperti kondisi saat orang sedang shalat Jumat dan lain sebagainya), ajaklah tetangga terdekat untuk menemani atau manfaatkan waktu sepi tersebut bercengkrama dengan tetangga.

3. Jika didatangi seseorang yang tidak kita kenal (entah di rumah atau dalam perjalanan) siap-siaplah untuk waspada.

4. Jika orang tadi kelihatannya sangat ramah, misalnya mengaku masih keluarga dekat dengan salah seorang keluarga kita, maka kewaspadaan patut ditingkatkan lebih dalam lagi.

5. Jika berhadapan dengan orang seperti ini: hindari tatapan matanya, hindari jika ia menyentuh (termasuk bersalaman, untuk tehnik sopan menolak salaman dari orang bisa dilakukan dengan melipat kedua telapak tangan dan meletakkannya sejajar dada kemudian sedikit membungkuk tanda memberi hormat), selanjutnya hindari makanan/minuman yang diberikan orang tersebut.

6. Hipnotis pada dasarnya akan terkoneksi jika jiwa si calon korban dalam kondisi tidak setabil (bisa disebabkan lelah, ngantuk, atau sedang berhadapan dengan banyak masalah). Oleh sebab itu, jika berhadapan dengan seseorang yang tidak dikenal semenatara keadaan jiwa kita dalam kondisi tidak setabil maka, sibukkan diri anda dengan sesuatu seperti menyanyi kecil atau bergumam gumam menirukan nada sebuah lagu. Atau yang paling baik segeralah berzikir (dalam hati), perbanyak membaca ayat Quran (An Nas dll). Kuncinya selalu ingat akan kekuatan Tuhan dari tipu daya syaitan dan niat keji manusia.

Yakinkan pada diri kita bahwa tak ada kekuatan lain yang mampu mengalahkan kekuatan Pencipta Alam Semesta (laa haw la walaa quwwata illaa billaah...). Semoga bermanfaat! (Ichsan mokoginta dasin/diolah dari berbagai sumber)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved