Jumat, 17 April 2026

Karyawan Kesal Gaji Dipotong Tanpa Persetujuan

Sebanyak 35 karyawan logistik sebagai driver dan sales PT Kokindo Tropical Spring yang memproduksi

Editor: suhendri
Laporan Wartawan Bangka Pos, Respi Leba

BANGKA POS.COM, BANGKA -- Sebanyak 35 karyawan logistik sebagai driver dan sales PT Kokindo Tropical Spring yang memproduksi air minum "Hass" menuntut pengembalian gaji yang dipotong untuk dana perbaikan gedung perusahaan.

Total dana yang dipotong Rp 42.500/orang. Bukan hanya itu, gaji mereka bulan November pun dipotong selama seminggu karena perusahaan meliburkan karyawan dari 14-22 November 2011, hanya dengan alasan logistik kemasan minuman habis.

Koordinator para karyawan, Hardi kepada bangkapos.com, Rabu (14/12/2011) mengungkapkan bahwa keluhan ini sudah disampaikan kepada perusahaan dan SPSI Bangka Tengah tetapi belum ada tanggapan.

"Ada lantai gedung perusahaan rusak. Gaji kami dipotong tanpa persetujuan kami untuk dana perbaikan gedung. Kami juga pernah diliburkan selama seminggu. Informasi libur hanya melalui sms alasannya kemasan botol air minum habis. Akibatnya gaji kami selama seminggu itu juga dipotong," ungkap Hardi.

Hardi menambahkan, banyak hak-hak normatif karyawan tidak diperhatikan pihak perusahaan. "Gaji kami dibawah UMR, tidak sampai satu juta. Gaji pokoknya Rp 28.000/hari, ditambah uang insentif, uang lembur dan komisi. Total semunya tidak memenuhi UMR," ungkap Hardi.

Selain itu, jaminan keselamatan kerja pun tidak diperhatikan. Bahkan menurut Hardi, kecelakaan dan musibah selama bekerja semuanya dibebankan kepada karyawan.
"Kalau kami bawa mobil antar air minum kemasan dan ada kecelakaan, semua biaya kecelakaan dibebankan kepada karyawan," ungkap Hardi dengan nada kesal.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved