Senin, 13 April 2026

MUI Minta Masyarakat Jangan Sampai Syirik Karena Jenglot

Ketua majelis ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) H Zaini Ruslan meminta masyarakat

Penulis: Iwan Satriawan |
zoom-inlihat foto MUI Minta Masyarakat Jangan Sampai Syirik Karena Jenglot
bangkapos.com/iwan s
Ketua MUI Basel H Zaini Ruslan
Laporan wartawan Bangka Pos, Iwan Satriawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketua majelis ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) H Zaini Ruslan meminta masyarakat untuk tidak membesar-besarkan penemuan Jenglot di perairan pantai Payak ubi Sukadamai Toboali.

Menurutnya, penemuan tersebut merupakan suatu keajaiban alam dan bagian dari kebesaran Allah SWT.

"Magic-magic itu ada, tapi jangan mengenyampingkan keyakinan kita. Kita hanya percaya kepada Allah," kata H Zaini, kepada bangkapos.com, Selasa (13/3/2012)

Ia menegaskan, jika masyarakat percaya benda itu dapat mendatangkan kebaikan atau keburukan akan menjerumuskan diri pada dosa besar yaitu Syirik.

"Percaya dan minta tolong serta menggantungkan selain kepada Allah tidak boleh, itu syirik. Seperti minta kesehatan, keberuntungan itu semua hanya kepada Allah semata," tegasnya.

Sementara Wakil Bupati Bangka Selatan Nursyamsu mengatakan, masyarakat hendaknya jangan terlalu percaya hal-hal berbau mistis.

"Apalagi zaman sekarang sudah modern. Selain itu belum tentu juga hal-hal mistis yang diungkapkan tersebut benar adanya," ucapnya.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved