Minggu, 17 Mei 2026

Terasi Toboali Dipesan Belanda

Terasi Toboali sudah terkenal memiliki rasa yang khas. Sayangnya, terasi tersebut dalam pembuatannya masih

Tayang:
Penulis: Iwan Satriawan |
zoom-inlihat foto Terasi Toboali Dipesan Belanda
bangkapos.com/iwan s
Meli sedang mengemas terasi untuk dijual, Rabu (14/3/2012)
Laporan Wartawan Bangka Pos, Iwan S

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Terasi Toboali sudah terkenal memiliki rasa yang khas. Sayangnya, terasi tersebut dalam pembuatannya masih bersifat musiman, yakni saat musim udang saja.

Demikian dikatakan, Meli salah seorang pembuat terasi di di Kampung Padang Toboali, kepada bangkapos.com, Rabu (14/3/2012).

"Di wilayah Toboali pembuatan terasi dilakukan secara musiman pada saat musim udang, yaitu pada bulan 4 dan bulan 5," kata Meli.

Dijelaskannya, di luar bulan-bulan tersebut, para pembuat terasi hanya mengolah terasi yang didatangkan dari Sungai Lumpur OKI untuk dijual kembali.

"Kalau kita tidak begini susah juga, karena pesanan terasi terus berdatangan. Kalau sedang musim udang, terasi dari seberang tidak laku," jelasnya, Rabu (14/3/2012).

Ia mengungkapkan terasi yang didatangkan dari luar pulau tersebut   dijual Rp 30 ribu per kilo, sementara jika terasi yang mereka buat saat musim udang harganya mencapai Rp 50 ribu per kilo, karena kualitasnya bagus dan asli terasi udang.

"Terasi kita bahkan sampai di pesan untuk dikirim ke Belanda. Ada orang yang pesan sampai puluhan kilo untuk anaknya di Belanda," pungkasnya.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved