Selasa, 9 Juni 2026

Pemilukada DKI Jakarta

2015, Ahok tak Berani Nyalon

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merasa beruntung Pilkada DKI dilakukan pada tahun ini.

Tayang:
Editor: fitriadi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merasa beruntung Pilkada DKI dilakukan pada tahun ini. Ia mengaku tidak berani maju bila Pilkada dilakukan tahun 2015.

"Disitu baru ngomong beda Belitung Timur sama disini. Karena semua partai enggak akan takut, habis kita," kata Ahok kepada Tribunnews.com, Kamis(26/4/2012).

Berbeda dengan saat ini, Ahok mengatakan bila Joko Widodo dan dirinya terpilih maka akan dilantik pada Oktober 2012. Pada tahun 2013, daftar calon legislatif untuk Pemilu 2014 sudah masuk.

"Bisa dibayangkan, APBD sementara 2013 saya keluarin di website sampai lembar ketiga, pasti  pusing bacanya sampai kalian bisa tahu harga minuman berapa. Kalau seperti itu partai kaya buah simalakama," ungkap Ahok.

Pasalnya, warga ibukota terdiri dari berbagai macam suku dan dapat melihat perkembangan di Jakarta.

"Ini menjelang pemilu, partai yang melawan kami sama
Jokowi saat membuka anggaran selesai itu partai, kalau 2015, saya tidak berani," tuturnya.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved