Pemilukada DKI Jakarta
2015, Ahok tak Berani Nyalon
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merasa beruntung Pilkada DKI dilakukan pada tahun ini.
BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merasa beruntung Pilkada DKI dilakukan pada tahun ini. Ia mengaku tidak berani maju bila Pilkada dilakukan tahun 2015.
"Disitu baru ngomong beda Belitung Timur sama disini. Karena semua partai enggak akan takut, habis kita," kata Ahok kepada Tribunnews.com, Kamis(26/4/2012).
Berbeda dengan saat ini, Ahok mengatakan bila Joko Widodo dan dirinya terpilih maka akan dilantik pada Oktober 2012. Pada tahun 2013, daftar calon legislatif untuk Pemilu 2014 sudah masuk.
"Bisa dibayangkan, APBD sementara 2013 saya keluarin di website sampai lembar ketiga, pasti pusing bacanya sampai kalian bisa tahu harga minuman berapa. Kalau seperti itu partai kaya buah simalakama," ungkap Ahok.
Pasalnya, warga ibukota terdiri dari berbagai macam suku dan dapat melihat perkembangan di Jakarta.
"Ini menjelang pemilu, partai yang melawan kami sama
Jokowi saat membuka anggaran selesai itu partai, kalau 2015, saya tidak berani," tuturnya.