Rabu, 6 Mei 2026

Pesawat Sukhoi Jatuh

FDR Sukhoi Superjet 100 Ditemukan

Badan SAR Nasional (Basarnas) diagendakan menggelar konferensi pers di Terminal Kedatangan Bandara Halim Perdanakusuma,

Tayang:
Editor: suhendri
zoom-inlihat foto FDR Sukhoi Superjet 100 Ditemukan
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah, di posko evakuasi Puncak Gunung Salak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (15/5/2012). Pesawat Sukhoi Superjet 100 jatuh di Gunung Salak Sukabumi, Jawa Barat, Rabu 3 Mei lalu saat melakukan demo penerbangan yang disebut Joy Flight. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
BANGKAPOS.COM, JAKARTA — Badan SAR Nasional (Basarnas) diagendakan menggelar konferensi pers di Terminal Kedatangan Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (31/5/2012) ini. Kepala Bagian Humas Basarnas, Gagah Prakoso, mengungkapkan konferensi pers tersebut diadakan terkait penemuan flight data recorder oleh tim Basarnas di area Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. Selanjutnya, komponen tersebut akan diserahkan dari Basarnas kepada Komisi Nasional Keselamatan Transportasi Indonesia.

"Ya, kan, FDR sudah ditemukan. Sekarang lagi dibawa dengan helikopter dari TKP menuju Jakarta. Agendanya jam 10.00 WIB, kita sedang siap-siap ini," ujarnya saat dihubungi Kompas.com.

Berdasarkan jarak dari area Gunung Salak menuju Jakarta, helikopter diperkirakan akan menempuh waktu sekitar setengah jam. Rencananya helikopter akan mendarat di Landasan Udara Halim Perdanakusuma.

Sebelumnya diberitakan, pesawat Sukhoi Superjet 100 milik Rusia melakukan demo flight dengan rute Jakarta-Pelabuhan Ratu-Jakarta. Kala itu, pesawat mengangkut 45 orang yang terdiri dari 8 warga negara Rusia, 1 warga negara Perancis, 1 warga negara AS, dan 35 orang warga negara Indonesia. Pesawat  hilang kontak di area Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat.

Tim evakuasi gabungan pun bekerja untuk mengevakuasi korban. Dipastikan tak ada korban selamat dalam musibah tersebut. Untuk mengetahui penyebab kecelakaan, Komisi Nasional Keselamatan Transportasi Indonesia pun mencari kotak hitam. Namun, ada komponen yang masih belum ditemukan, yaitu flight data recorder.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved