SBY Setuju Penambahan 25 Ribu Personel Polri
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyetujui penambahan personel Polri sebanyak 20 ribu hingga 25 ribu orang.
Kepala Negara mengatakan, Polri memiliki tugas yang semakin berat terkait penanganan konflik komunal dan horizontal di beberapa daerah di Indonesia.
"Saya instruksikan, didik dan latih mereka dengan sebaik-baiknya. Gunakan ini untuk menambah kekuatan kepolisian untuk mengantisipasi, mencegah, dan menghentikan konflik horizontal," kata Presiden kepada para wartawan seusai menggelar Sidang Kabinet di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (25/7/2012).
Menurut Presiden, penambahan sebanyak 25 ribu personel sangat bermakna. Maka itu, Presiden mengingatkan penegak hukum, khususnya kepolisian, untuk bertindak profesional dalam menangani konflik komunal atau bentrokan. Tak boleh ada bentrokan yang dibiarkan.
"Dalam penanganan kerusuhan, jangan bicara siapa yang salah. Hentikan dulu bentrokan atau tindak kekerasan secara tegas," kata Kepala Negara.
SBY mengatakan polisi harus mampu mencegah terjadinya korban jiwa. Aparat intelijen juga diminta untuk mampu mengelola informasi yang ada di lapangan.