Ayahnda Andrea Hirata Tutup Usia
Seman bin Said, ayahnda Andrea Hirata novelis Laskar Pelangi telah berpulang menghadap S
BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Seman bin Said, ayahnda Andrea Hirata novelis Laskar Pelangi telah berpulang menghadap Sang Khalik, disaat berusia 93 tahun. Almarhum meninggal dunia ditempat kediamannya di Jalan Laskar Pelangi Desa Lenggang Kecamatan Gantung, Belitung Timur, Rabu (26/9/2012).
Para pelayat tidak hanya warga masyarakat sekitar, namun juga sejumlah pajabat dan mantan pejabat di Kabupaten Beltim maupun Kabupaten Belitung, berdatangan untuk melayat. Tak ketinggalan para pelaku wisata juga berdatangan.
Andis sapaan akrab Andrea Hirata yang sedang berada di Jakarta, sudah memiliki firasat, sebelum ayahnya meninggal dunia. Bahkan ia sudah merencanakan untuk pulang ke Belitong untuk bertemu dengan ayahnya, serta persiapan bagunan Galeri Laskar Pelangi yang tak jauh dari kediaman orang tuanya menjadi museum sastra pertama di Indonesia.
"Lah ade firasat semalam itu, pingin bertemu dengan ayah waktu sebelum tidur. Jadi sudah diniatkan mau pulang ke Belitong, tiket peswat sudah ditangan, berangkat pagi untuk pulang melihat ayah. Sekalian menyiapkan pekerjaan museum sastra ini. Ndak taunye, pagi tadi jam 6 dapat kabar ayah sudah meninggal dunia. Jadi aku cepat-cepat ke bandara," ungkap Andis kepada bangkapos.com, di Galeri Laskar Pelangi, usai pemakaman almarhum ayahnya di Tempat Pemakaman Umum Cempaka, Desa Gantung Kecamatan Gantung.
Sebelum
menghembuskan nafas terakhir, pada malam hari ayahndanya masih sempat bercanda
dengan cucunya. Lalu istirahat dan paginya sudah meninggal dunia, dengan kedua
tangan didepan, seperti posisi mau sholat.
"Saya mengucapkan teriam kasih, kepada kawan terutama pembaca Laskar Pelangi, sahabat di Belitong yang sudah mengucapakan bela sungkawa, turut berduka cita, sampai saat ini belum bisa membalas satu persatu. begitu besar perhataiannya dan mengharukan bagi saya," tutur Andis.