Rabu, 10 Juni 2026

Pusat Latihan Timnas Inggris Canggih

Menjelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014 melawan San Marino dan Polandia,

Tayang:
zoom-inlihat foto Pusat Latihan Timnas Inggris Canggih
getty images/tribunnews.com
Duke of Cambridge Pangeran William beserta istrinya Catherine Kate Middleton mengunjungi fasilitas pusat sepakbola FA di St George s Park, Burton-upon-Trent, Inggris, Selasa (9/10/2012).
BANGKAPOS.COM, LONDON - Menjelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014 melawan San Marino dan Polandia, skuat The Three Liones mendapatkan kado yang dinanti-nantikan. Mereka mendapat kesempatan mencicipi pusat sepak bola, yang baru diresmikan, bernama St. George's Park.

St. George's Park dibangun di atas lahan seluas 3 hektar di Burton, Staffordshire dan menghabiskan dana hingga 100 juta poundsterling atau lebih dari Rp 1,3 triliun. St. George's Park dilengkapi dengan training camp, pusat pengembangan ilmu olaharaga, dan akomodasi yang berada dalam satu kompleks.

Inggris akhirnya mempunyai fasilitas-fasilitas tersebut dalam satu atap. Namun, sayangnya,skuat Wayne Rooney dkk tidak akan secara reguler berlatih di St. George's Park karena lokasinya yang berjarak 160 km dari Stadion Wembley.

"Ini adalah puncak dari proses selama 25 tahun. Sepanjang saya terlibat dengan tim Inggris, kami harus bekerja di luar hotel di mana pun kami berada. Akhirnya kami memiliki rumah dan markas bagi staf medis kami. Tapi St. Geroge's Park akan lebih dari sekedar itu, ini adalah pusat keunggulan untuk pendidikan kedokteran, pendidikan pelatih, dan pengumpulan data yang akan bekerjasama dengan pihak universitas," ucap Kepala Fisioterapis The Three Lions, Gary Lewin di Daily Mail.

Tujuan pembangunan St. George's Park adalah meningkatkan kualitas pelatih dan pemain Inggris agar menjadi kekuatan yang lebih hebat di dunia persepakbolaan. Inggris sepertinya terlecut oleh kesuksesan Perancis dan Spanyol yang sukses di Piala Dunia dan Piala Eropa karena memiliki markas seperti Clairefontaine dan Madrid.

Fasilitas-fasilitas yang ada di St. George's Park pun sangat menunjukkan indikasi Inggris mengincar kesuksesan di masa depan setelah kejayaan pada 1966 dan hal tersebut sangat terwakili oleh kehadiran Human Perfomance Lab yang dijejali teknologi mutakhir untuk membenahi fisik para pemain. Treadmill anti-gravitasi misalnya.

Treadmill ini berlandaskan teknologi pinjaman dari NASA. Lalu juga ada Four Wattbike, sepeda latihan yang secara akurat mengukur kekuatan yang dihasilkan oleh kaki pemain. Selain itu, terdapat juga ruang yang disesuaikan dengan ketinggian sehingga mampu menguji efisiensi sistem pernafasan pemain di tempat berkadar oksigen rendah.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved