Marsha Jadi Mualaf Bukan karena Paksaan Vino
Marsha Timothy ternyata menjadi seorang mualaf. Ia pindah keyakinan sebelum menikah dengan Vino G Bastian
BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Marsha Timothy ternyata menjadi seorang mualaf. Ia pindah keyakinan sebelum menikah dengan Vino G Bastian. Tetapi, niatan Marsha menjadi mualaf bukan karena adanya tekanan atau paksaan dari siapapun supaya pernikahannya bisa berlangsung tanpa hambatan.
"Sekali lagi, saya bukan mengikuti Vino, bukan karena siapa-siapa. Itu adalah urusan pribadi, urusan saya dengan Tuhan. Enggak bisa di-create dan enggak bisa diada-adakan. Itu urusan dari hati," ucap Marsha, Sabtu (20/10/2012) dalam jumpa pers di Pondok Indah Lestari, Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Wanita kelahiran Jakarta, 8 Januari 1979 itu pun mengaku sulit jika diminta untuk menjelaskan alasannya menjadi mualaf. Secara pribadi, ia juga tidak terlalu suka membicarakan agama. Namun ia merasa berterima kasih kepada orangtuanya karena dididik untuk menghargai agama lain.
Vino mengatakan tidak pernah memaksakan istrinya untuk mengikuti keyakinannya. Menurutnya, urusan keyakinan merupakan hak asasi setiap manusia yang tak boleh dipaksakan. Keyakinan merupakan urusan individu dengan Tuhan. Ia tidak bisa ikut campur dalam hal tersebut.
"Ketika saya mau menikah sama orang, saya biarkan itu kemauan dia. Enggak ada paksaan dan bukan saya banget. Keluarga saya seperti itu, semuanya berbaur. Ketika saya mendapatkan istri, itu urusan Tuhan dengan dirinya sendiri. Itu bukan hak saya untuk menuntut dia," tegas Vino.
Aktor yang membintangi film "Catatan Akhir Sekolah" itu menambahkan, selama berpacaran dengan Marsha sama sekali tidak pernah membicarakan agama.