Punggung Ana Maria Ada Tato Chris John
Petinju profesional Chris John dan Daud Yordan buka-bukaan ihwal asal muasal
BANGKAPOS.COM, JAKARTA – Petinju profesional Chris John dan Daud Yordan buka-bukaan ihwal asal muasal nama julukan atau nama di atas ring yang mereka miliki. John menyandang The Dragon alias Naga, sedangkan Daud membubuhkan nama Chino.
Chris John mengurai sejarah pemberian nama The Dragon. Menurutnya, semua petinju profesional memiliki julukan. Awalnya, dia mendapatkan julukan thin man atau si kurus. "Kemudian saya menilai julukan itu kurang galak, maka saya ganti dengan julukan The Dragon. Jadi julukan The Dragon dari saya sendiri. Saya mengambil nama itu, karena saya keturunan China dan senang sama tokoh film keturunan China, Bruce Lee. Jadi saya memakai julukan nama itu sampai sekarang," papar Chris John.
Ada pun Daud Yordan mengaku, mendapat julukan Chino dari pelatih asal kuba Carlos Jesus Renate Tores. Carlos Jesus adalah pelatih Daud semasa mengikuti tinju amatir.
"Itu panggilan pelatih kepada saya. Karena kebetulan saya sipit, seperti China. Kata dia itu adalah nama keberuntungan saya, sebelum dia habis kontrak di Pelatnas, dia berpesan agar nama itu saya pertahankan kalaupun terjun ke tinju profesional, jadi saya pakai terus," tambah kata Daud, petinju yang pernah dikalahkan Chris John. Daud Yordan lahir dari pasangan suami istri, Hermanus Lay Tjun (ayah) keturunan Tionghoa-Indonesia, dan Nathalia, ibunya adalah orang Dayak.
Mengenai julukan The Dragon ini pun, Anna, ibu dua anak ini menanggapi. "Saya pakai tato Dragon," katanya. Anna segera menimpali lagi, "Saking sayangnya sama suami." Ia lalu tertawa lebar. "Letak tato The Dragon ditaruh di bagian mana Mbak," tanya Tribun. "Di sini nih, di punggung," kata Anna, tangan kanannya menyentuh punggungnya sendiri.
Dukungan dan kecintaan kepada suami, kata Anna, dia tunjukkan dalam kehidupan sehari- hari. "Untuk mencapai sukses, juara berturur-turut 17 kali bukan perkara mudah. Tentu ada faktor internal dan faktor eksternal. Urusan internal, hubungan kami sebagai suami istri, dan keluarga, so far bagus. Kalau internal sudah kuat, dukungan istri dan anak-anak bagus, dan suami pun begitu bagus baik keluarga, maka semuanya akan lebih mudah," katanya.
Chris John merupakan suami penyayang kepada istri, dan anak-anak. Di mana saja dia berada, termasuk saat akan naik ring di luar negeri sekalipun, John akan sempatkan menghubungi anak-anak melalui telepon.
Perbincangan ini memang berlangsung cair. Chris John pun terbuka perihal sikap istri yang tak ingin rumah menjadi bau lantaran sibuk memasak. "Istri bilang, takut rumah jadi bau, jadi masaknya di luar saja. Jadi tidak ada resep khusus. Kalau mau makan, kami cari iga bakar," kata John terbahak. Mega menimpali, "Soal resep makanan tidak ada yang khusus. Kalau suami makan jagung rebus, saya ya ikut. Kalau makan tempe, ya makan tempe."
Tidak hanya itu, Chris John juga menyadari ihwal penyakit akibat seringnya kepala berbenturan dengan kepalan tinju. Seperti Parkinson yang dialami petinju tersohor dunia, Muhammad Ali.
Istri Chris John, Anna Maria Megawati mengatakan, mengingat tinju merupakan olahraga berat, dan risikonya tinggi, maka dia sering-sering memeriksakan kesehatan suami.
"Biasanya sekali enam bulan. Atau kalau ada keanehan-keanehan, pasti dibawa ke dokter, yang pasti sekali setahun jalani general check-up," kata Anna. Di sini pun, John sempat menyela sambil terbahak, "Keanehan misalnya kalau lupa nama istri.