Minggu, 12 April 2026

Pekerjakan Anak Dibawah Umur, KFC Didenda Rp 300 Juta

Jaringan restoran cepat saji KFC di negara bagian Australia Barat dijatuhi denda 30.000 dolar Aus (lebih dari Rp 300 juta),

zoom-inlihat foto Pekerjakan Anak Dibawah Umur, KFC Didenda Rp 300 Juta
Robert Adhi Ksp/KOMPAS
ILUSTRASI Gerai KFC
BANGKAPOS.COM, PERTH - Jaringan restoran cepat saji KFC di negara bagian Australia Barat dijatuhi denda 30.000 dolar Aus (lebih dari Rp 300 juta), karena mempekerjakan 16 anak di bawah umur di tiga restoran mereka di kawasan Perth.

Di pengadilan industri, KFC didakwa melakukan 15 kali kesalahan mempekerjakan anak di bawah usia 15 tahun. Anak-anak ini bekerja 153 kali, dan shift mereka berakhir setelah pukul 10 malam.

Dari semua itu, 25 persen di antaranya selesai setelah tengah malam, dengan satu anak berusia 14 tahun selesai bekerja pukul 01.15 dinihari. Demikian laporan harian The West Australian hari Kamis (20/12/2012).

Menurut laporan koresponden Kompas di Australia, L Sastra Wijaya, KFC sebenarnya diizinkan untuk mempekerjakan anak antara usia 13 sampai 15 tahun, namun mereka tidak boleh bekerja sebelum jam 6 pagi atau setelah pukul 10 malam.

Di Australia dan di negara maju lainnya, jaringan restoran cepat saji suka mempekerjakan anak-anak sekolah karena bayaran mereka jauh lebih murah dibandingkan pekerja usia dewasa. Di Australia misalnya, seorang pekerja di atas usia 21 tahun akan mendapatkan rata-rata 20 dolar per jam, sementara anak di bawah usia 16 tahun hanya mendapat separuhnya, 10 dolar.

Direktur Pendidikan dan Kepatuhan Departemen Perdagangan dan Hubungan Perburuhan, Joseph Lee, mengatakan, denda merupakan peringatan kepada pihak lain untuk tidak melakukan hal yang sama.

"Anak diizinkan bekerja guna memberikan kesempatan mereka belajar langsung di dunia kerja, namun dalam waktu bersamaan memastikan masih adanya keseimbangan dengan aspek lain dalam kehidupan mereka termasuk pendidikan." kata Lee.

Pihak KFC sendiri dalam reaksinya mengakui adanya kesalahan dan meminta maaf. "KFC mempekerjakan lebih dari 20.000 orang muda di seluruh Australia, yang membawa tanggung jawab besar. Kami menyesalkan adanya kesalahan dalam sistem kami, sehingga ada kesalahan penjadwalan di tiga restoran kami di Perth."

Dalam reaksinya, serikat pekerja Australia Barat mengatakan denda yang dijatuhkan kepada KFC ini tidak memadai. "Ini adalah ekploatasi berbahaya. Ada 21 shift di mana anak-anak itu bekerja ketika mereka paginya sekolah. Jadi sebenarnya sekolah mereka mungkin bisa terbengkalai," kata sekretaris serikat pekerja Australia Barat, Meredith Hammat.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved