Kamis, 9 April 2026

Jero Wacik Bantah Ditolak Freeport

Menteri ESDM Jero Wacik membantah pihak PT Freeport menolak dan terkesan tertutup, atas kehadiran Menteri Tenaga Kerja dan dirinya.

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Menteri ESDM Jero Wacik membantah pihak PT Freeport menolak dan terkesan tertutup, atas kehadiran Menteri Tenaga Kerja dan dirinya.

"Enggak, enggak tertutup," ujar Jero kepada wartawan di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Selasa (21/5/2013).

Jero menuturkan, saat kejadian pihaknya langsung mengirim tiga Inspektur Tambang untuk meninjau. Jero pun mengirim Dirjen Minerba ke Freeport.

"Setelah kembali, saya dengar laporannya semua, ternyata ini berbeda dengan yang terjadi di Chili. Kalo di Chili, pegawai terperangkap di tengah gua. Di Freeport, guanya ambruk," paparnya.

Karena itu, imbuhnya, untuk mengevakuasi korban tidak bisa dengan orang, dan harus memakai alat bor. Hingga hari ini, menurut Jero, sudah ditemukan tujuh jenazah. Artinya, masih tersisa tujuh orang lagi. Jero juga membantah pemerintah pro terhadap Freeport.

"Saya pro rakyat, kami amankan karyawan yang kami evakuasi," tegasnya.

Jero menambahkan, pemerintah segera memanggil pimpinan Freeport untuk mendapat informasi lengkap mengenai kejadian itu.

"Segera! Mungkin hari ini atau besok. Saya sudah panggil. Tidak boleh Freeport menyepelekan pegawai. Saya sangat memihak buruh. Tentu perusahaan yang besar ini harus bertanggung jawab. Saya lihat sudah bertanggung jawab, tapi harus lebih keras lah tanggung jawabnya," bebernya.

Sebelumnya diberitakan, PT Freeport Indonesia diduga menolak kehadiran Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik, untuk meninjau dan menginvestigasi kecelakaan di sana.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved