Jumat, 24 April 2026

Seniman Lokal Luncurkan Album Senandung Urang Bangka

Para seniman lokal di Kabupaten Bangka meluncurkan album kompilasi seniman Bangka berjudul Senandung Urang Bangka.

Penulis: nurhayati |

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Para seniman lokal di Kabupaten Bangka meluncurkan album kompilasi seniman Bangka berjudul Senandung Urang Bangka.

Rencananya, album kompilasi ini akan dilaunching pada tanggal 29 Agustus 2013 di Taman Hiburan Rakyat (THR) Batin Tikal Sungailiat. Album kompilasi ini merupakan proyek Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka, bersama seniman lokal.

Album Senandung Urang Bangka ini berisi 10 lagu berbahasa daerah Bangka yang diciptakan oleh 10 orang seniman. Proses rekording lagu dilakukan di Shoka Music Studio.

Untuk album pertama ini, dibuka oleh lagu Yo Kebangka ciptaan Masdar MZ yang dinyanyikan oleh Justra Harun. Lagu Seni Budaya Kite karya Wandasona Alhamd yang dinyanyikan Rora Ayu Suzen (ceng sing). Selanjutnya, lagu Cak Du Dul, karya Baidjuri Tarsa, penyanyi Rilliansona Alhamd, Lagu Ngerang karya Sunarya, penyanyi Sulista, Lagu Pesen Mak Ku karya Zulkifli Said, penyanyi Sri Yulimayanti.

Sementara itu lagu Muharram Di Kenango ciptaan Azkar AA dinyanyikan Nunung Rahmawati, lagu Kenangan Indah ciptaan Parlindungan Hutagalung dinyanyikan oleh Dadi, lagu Mutik Sahang karya Johanes Sardino, dinyanyikan Mindra, lagu Besaoh Lite Beladang (Puang Lah Puang),karya Handoyo Subroto dinyanyikan Ivan Sona Alhamd dan lagu Kong Ngian ciptaan Wahar Saxono dinyanyikan Flora Permata Hati.

Pada kesempatan ini, Kabid Kebudayaan Disbudpar Bangka, Windiarti menyampaikan apresiasi kepada seniman dan seniwati yang terlibat dalam kegiatan pembuatan album daerah ini.  Dia berjanji hasil karya ini secepatnya didaftarkan ke Hak Karya Intelektual (HKI) agar tidak dibajak.

"Kami tidak dapat memberikan apa-apa kecuali ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para seniman-seniwati Bangka, dan pihak yang terlibat," ungkap Windiarti mewakili Kepala Disbudpar Bangka Asep Setiawan, kepada bangkapos.com di Disbudpar Kabupaten Bangka, Rabu (21/8/2013).

Dia berharap, kegiatan ini bisa berlanjut dengan pembuatan karya seni lainnya seperti kreasi album tari dan puisi.
Namun album ini tidak dijual bebas dipasaran dimana Disbudpar Kabupaten Bangka hanya mendistribusikan album ini ke sejumlah tempat yang sudah ditentukan.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved