Melayu Bangka Berbeda dengan Melayu di Nusantara
Sejarah Melayu Bangka merupakan akumulasi perjalanan sejarah dari Kerajaan Melayu Pertama Nusantara (taklukan Sriwijaya)
Penulis: Fitri Wahyuni |
Laporan Wartawan Bangka Pos, Agus Nuryadhyn
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sejarah Melayu Bangka merupakan akumulasi perjalanan sejarah dari Kerajaan Melayu Pertama Nusantara (taklukan Sriwijaya). Adapun Melayu Pertama Nusantara, yaitu Kerajaan Majapahit, Kesultanan Johor, Minangkabau, Banten dan Palembang. Akan tetapi Melayu Bangka berbeda dengan Melayu Palembang.
Hal itu disampaikan, Janawi tenaga pengajar STAIN SAS Babel dalam Seminar Islam Melayu Bangka Belitung, Rabu (27/11/2013)
"Di masa kesultanan Palembang, wilayah orang Lom Suku Mapur sebagai suku dimungkinkan berada dalam kelompok Melayu Bangka. Atau Orang Lom Suku Mapur dimungkinkan tidak termasuk kelompok Melayu Bangka," kata Janawi .
Janawi menjelaskan, orang Lom tinggal dalam wilayah pulau kecil atau hanya berdampingan dalam unsur mitologi dan kosmik sendiri.
"Mitos dan kosmos melekat dalam kehidupan melayu dan Orang Lom Suku Mapur yang menjelma dalam adat istiadat dan adat," ungkapnya.
Lebihlanjut menurut Janawi, bila mmebahas Melayu secara kebudayaan, akan memperoleh perbedaan-perbedaan yang mencolok antara satu kelompok Melayu dan Kelompok Melayu lainnya. Masing-masing kelompok berada dan hidup dalam linbgkungan alam, sosial, serta binaan yang berbeda-beda.
Seperti kelompok Melayu Jambi lebih banyak bersentuhan dengan kelompok kubu. Berbeda dengan Melayu yang bersentuhan dengan kelompok Sakai, Minangkabau dan lainnya.
"Walaupun bukan secara empirik, kelompok-kelompok melayu tersebut dimanapun tempatnya selalu diidentikkan dengan Islam," ungkapnya.
Menurutnya, dimungkinkan Melayu Bangka atau Islam Melayu Bangka memiliki karakteristik tersendiri dibanding dengan kelompok Melayu lainnya yang ada di Nusantara.