Tak Hadir Rapat, Anggota Pansus Kecewa PUK SPSI PT Koba Tin
Agenda rapat kita di hari kedua ini, membahas permasalahan kewajiban PT Koba Tin dengan karyawan. Kami sudah mengundang DPC SPSI
Penulis: M Zulkodri |
Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua Pansus DPRD Kabupaten Bateng, Syamsuhairil menyayangkan rapat membahas permasalahan PT Koba Tin, Kamis (05/12/2013) tidak dihadiri perwakilan PUK SPSI PT Koba Tin.
Kekecewaan itu, semakin dirasakan lantaran informasi yang diterima bahwa PUK SPSI PT Koba Tin, ingin menyelesaikan persoalannya sendiri tanpa turut campur dewan.
"Agenda rapat kita di hari kedua ini, membahas permasalahan kewajiban PT Koba Tin dengan karyawan. Kami sudah mengundang DPC SPSI Bateng dan PUK SPSI PT Koba Tin. Tetapi sayang, PUK SPSI PT Koba Tin tidak datang. Sehingga informasi yang kita gali hanya sepotong-sepotong," ujarnya kepada bangkapos.com.
Kekecewaan Syamsuhairil semakin bertambah, ketika mendapat SMS dari PUK SPSI PT Koba Tin, yang mengaku baru tau ada undangan DPRD, sehingga terkesan tidak menghargai undangan tersebut.
"Aku baru tahu ada undangan DPRD, agendanya apa?. Kalau masalah pesangon, kami sedang memperjuangkannya secara bipartit dan persiapan tripartit selanjutnya PHI, kami dak bisa hadir karena mendadak dan harus rapat internal dulu untuk persiapan," kutip Syamsuhairil dari SMS yang dibacanya.
Sementara itu, ketua PUK SPSI PT Koba Tin, Zulkarnaen ketika dikonfirmasi perihal ketidak hadirannya, mengakui bahwa bukan tidak menghargai undangan tersebut. Tetapi lebih dikarenakan, saat dirinya menerima undangan, baru hari ini, Kamis (5/12/2013) sekitar pukul 11.00 WIB.
"Memang undangan sudah diterima anggota SPSI sore kemarin, Rabu ( 4/12/2013) oleh pak Toyo. Namun beliau tidak bisa menghubungi saya. Sehingga baru siang besok saya terima," ujarnya.