Copa del Rey

Ini Prediksi Madrid Vs Xativa

Olimpic de Xativa akan menjelma menjadi tim pembunuh raksasa mengikuti jejak Alcorcon dan Real Union jika mampu

BANGKAPOS.COM, MADRID - Olimpic de Xativa akan menjelma menjadi tim pembunuh raksasa mengikuti jejak Alcorcon dan Real Union jika mampu menang atas Real Madrid pada leg kedua 32 besar Copa del Rey di Stadion Santigao Bernabeu, Kamis (19/12) dinihari.

Tim yang bermarkas di kota kecil Xativa --berdekatan dengan Kota Valencia-- ini adalah kota kelahiran Pope Alexander VI. Olimpic mampu menahan imbang Madrid 0-0 saat keduanya bertemu pada leg pertama di Stadion Compe de la Murta, 7 Desember lalu.

Ini artinya jika Olimpic mampu menang dengan skor 1-0 saja di Bernabeu maka mereka akan menjadi tim pembunuh raksasa yang mampu mengeliminasi Madrid, tim bergelimang kekayaan dan tercatat sebagai salah satu tim terkaya sedunia.

"Madrid adalah tim yang berasal dari galaksi lain. Tim kami menunjukkan penampilan baik di leg pertama dan bekerja sangat ekstrim untuk bisa menahan imbang mereka. Apalagi yang ingin Anda tanyakan? Sebab kami tidak tahu apa yang akan terjadi di Bernabeu," kata Pelatih Olimpic Toni Aparicio.

Antara Olimpic dan Madrid ibarat tim langit dan bumi. Olimpic tim yang beredar di kompetisi level empat, atau tim yang bermain di bawah tim Divisi B Real Madrid dalam hierarki sepakbola Spanyol.

Aparicio memprediksi laga leg kedua nanti akan sangat berbeda dengan leg pertama. Pada leg pertama yang digelar di stadion kecil hanya berkapasitas 3.500 penonton, para pemain Madrid kesulitan mengembangkan permainan karena kondisi lapangan yang tidak baik.

"Lapangan membuat mereka dan pemain kami menjalani pertandingan sangat keras. Ukuran lapangan juga sangat tidak membantu. Namun di Bernabeu permainan akan berlangsung lebih mudah buat Madrid," kata sang pelatih, yang memilih bersikap merendah.

Olimpic saat ini tidak dalam kondisi terbaiknya setelah hanya meraih satu kemenangan di lima laga terakhir di Segunda B. Sisanya berakhir dengan imbang tanpa gol.

Namun demikian Pelatih Carlo Ancelotti sejak dini sudah mengantisipasi para pemainnya agar tidak meremehkan lawan yang akan dihadapi. "Kami tidak boleh gagal di semua pertandingan di kompetisi ini," ujar Don Carletto.

Ancelotti kemungkinan akan kembali menurunkan pemain muda meski laga ini berstatus krusial. Sebelumnya di leg pertama, Ancelotti menurunkan penyerang muda Alvaro Morata sebagai striker tunggal di lini depan.

Madrid juga perlu menyimpan tenaga sebelum bertandang ke markas Valencia akhir pekan ini dalam lanjutan pentas La Liga. Morata diperkirakan tetap menjadi andalan di lini depan bersama dengan pemain muda lainnya seperti Isco dan Jese Rodroguez.

Di lini tengah Illarramendi dan Casemiro juga kembali mendapat kesempatan dengan didampingi oleh pemain senior Xabi Alonso. Iker Casillas yang tidak bermain reguler di La Liga, bakal turun sejak menit pertama mengawal gawang Madrid.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved