Lapril Pelatih Tersukses PS Bangka
Lapril AS disebut-sebut sebagai pelatih yang paling sukses selama PS Bangka beridiri sejak tahun 1970.
Penulis: deddy_marjaya |
Laporan Wartawan Bangka Pos Deddy Marjaya
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Lapril AS disebut-sebut sebagai pelatih yang paling sukses selama PS Bangka beridiri sejak tahun 1970.
Lapril lah orang yang berhasil membawa PS Bangka selangkah demi selangkah mulai dari kasta terendah sepakbola Indonesia Divisi III, hingga menjadi kesebelasan yang disegani di Divisi Utama Liga Indonesia.
Setelah melanglang sebagai pemain di tim-tim sepakbola papan atas seperti Areseto Solo, Semen Padang, Persikota Tanggerang dan klub lainnya, di tahun 2006 Lapril memutuskan pensiun dan pulang kampung.
Beberapa bulan kemudian usai pulang Kampung, Lapril AS diminta menjadi asisten pelatih RA Sanusi menangnai PS Bangka Divisi III. Setahun kemudian Lapril ditunjuk menjadi pelatih kepala PS Bangka Divisi III musim 2007-2008 dan langsung membawa promosi ke Divisi II. Namun di musim ini, Lapril 'dilengserkan' dan diganti pelatih lain yang gagal membawa sukses.
Dimusim 2009-2010, Lapril kembali ditunjuk sebagai pelati PS Bangka Divisi II dan tangan dinginya kembali membawa sukses membawa lolos ke Divisi I. Tapi lagi-lagi ia dilengserkan dan penggantinya juga kembali gagal dimusim 2010-2011 di Divisi I.
Saat PSSI terpecah dua, begitu juga kompetisi manajemen PS Bangka memutuskan memilih berkompetisi di Divisi I BLAI (versi KPSI/ISL) musim 2011-2012. Kepercayaan ini tidak disia-siakan Lapril yang akhirnya membawa PS Bangka sebagai runer-up Divisi I sekaligus lolos ke Divisi Utama.
Kesuksesan Lapril menangani PS Bangka terus berlanjut di Divisi Utama sekaligus membuka sejarah prestasi terbaik sepakbola Bangka Belitung. Dimusim 2012-2013 walaupun tim baru dengan segala keterbasan mampu menjelma sebagai tim yang diperhitungkan bahkan sejumlah klub mapan dan memiliki sejarah sepakbola berhasil dikalahkan. Hasilnya, musim lalu PS Bangka lolos ke babak 12 besar. Sehingga manajemen kembali mempercayai dirinya sebagai pelatih PS Bangka sebelum akhirnya mundur hari ini, Kamis (6/2/2014).