Demokrat Sebut Jokowi Cari Perhatian

Ketika kasus penyadapan oleh Australia mencuat, Jokowi adem-ayem Saat Edward Snowden (mantan kontraktor CIA) membeberkan

Demokrat Sebut Jokowi Cari Perhatian
WARTAKOTA/Henry Lopulalan
Wakil Sekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan

"Jadi bisa saja lembaga-lembaga tersebut menyalahgunakan wewenang, menyadap tanpa alasan yang jelas," tuturnya.

Drajad juga mengatakan, klaim Jokowi bahwa rumah dinasnya dipangsi alat sadap tidak disertai bukti yang kuat. "Baik bukti tentang adanya alat sadap di rumah dinas Jokowi ataupun tentang pihak yang memasang," katanya.

Bisa saja, kata Drajad, orang alat-alat sadap itu dipasang sendiri untuk sensasi. "Dan sejuta kontra-klaim lain," katanya.

Namun, bila Jokowi betul-betul disadap, menurut Drajad, hal itu menunjukkan bahwa orang-orang di sekitar Jokowi tidak melakukan kontra-intelijen yang cerdas dan efektif.

"Kontra-intelijen bisa membuat pihak penyadap tidak mampu berkelit. Kegagalan kontra-intelijen membuat skandal penyadapan tersebut sulit diketahui kebenarnya dan juga sulit mengetahui siapa yang memasang," katanya.

Atas tuduhan kasus penyadapan rumah dinas Jokowi merupakan taktik mencari sensasi, Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo menyatakan PDIP tak mempermasalahkannya."Terserah saja pendapat berbagai kalangan. Kenyataannya rumah Pak Jokowi disadap, ditemukan alat sadap," kata Tjahjo melalui pesan singkat, Jumat (21/2/2014).

"Saya hanya memberikan warning bahwa ini kejahatan yang tidak bisa dibiarkan. Walau pun Pak Jokowi santai-santai saja kediamannya disadap," kata Anggota Komisi I DPR itu.

"Ibu Mega juga dikuntit orang sampai masuk rombongan mobil beliau, Partai Nasdem juga poskonya dirusak. Ini warning yang serius agar tidak ada yang merusak demokrasi," kata Tjahjo.

Tjahjo mengaku pernah mengingatkan Jokowi agar kantor dan kediamannya dibersihkan dari alat sadap. Ternyata Jokowi mengakui dirinya telah disadap. Hal itu diketahui setelah tim Pemprov DKI Jakarta melakukan pemeriksaan rumah dinas gubernur.

Tjahjo menilai Jokowi telah sadar akan posisinya sehingga orang nomor satu di ibu kota itu meningkatkan kewaspadaan.

Informasi rumah dinas Jokowi dipasangi alat sadap disampaikan Tjahjo Kumolo di sela-sela peluncuran buku "Pertarungan Politik profil capres-cawapres RI Potensial 2014" di The Broadway Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2014).

Ketika dimintai konfirmasi, Jokowi mengakui penemuan alat sadap di rumahnya. Alat-alat sadap itu  ditanam di kamar tidur, ruang tamu, dan ruang makan. 

Tags
Penyadapan
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved