Selasa, 21 April 2026

PKS: Kemungkinan Koalisi dengan Demokrat Bisa Saja Terjadi

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengaku membuka kemungkinan koalisi dengan semua partai politik pada pemilihan presiden

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengaku membuka kemungkinan koalisi dengan semua partai politik pada pemilihan presiden dan wakil presiden 9 Juli mendatang. Kemungkinan itu termasuk kepada Partai Demokrat meskipun kedua partai ini sempat berseteru dalam koalisi sekretariat gabungan Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono periode 2009-2014.

"Ya sangat mungkin (berkoalisi dengan Demokrat), apalagi kita sudah mengenal mereka, dalam politik tidak ada yang tidak mungkin," kata Tifatul sebelum mengikuti rapat Majelis Syuro di DPP PKS, Jakarta, Minggu (27/4/2014).

Tifatul mengaku tidak mempermasalahkan konflik antara partainya dan partai Demokrat. Menurutnya, konflik seperti itu biasa terjadi dalam politik dan bisa diperbaiki kedepannya.

"Saya pikir dalam koalisi memang ada plus dan minusnya, yang terpenting bisa diperbaiki kualitas ke depan," ujarnya.

Dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua Majelis Syuro Hilmi Aminuddin tersebut, rencananya akan dibahas evaluasi mengenai hasil pileg serta masalah koalisi dan pencapresan. Menurut Tifatul, bukan tidak mungkin akan dibahas juga peluang PKS untuk bergabung dengan partai islam.

Hubungan PKS dengan Partai Demokrat sempat merenggang akibat sikap PKS yang menolak kebijakan kenaikan harga BBM. Padahal, partai-partai lain pendukung pemerintah mendukung kebijakan itu. Alhasil, sejumlah petinggi Partai Demokrat pun menyindir hingga mencela sikap PKS yang tak berkomitmen di dalam Sekretariat Gabungan. Setelah itu, PKS tak lagi diikutsertakan dalam rapat-rapat Setgab.

Sumber: Kompas.com
Tags
dpp pks
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved