Bupati Bateng Luncurkan Kredit Pemilikan Rumah Layak Huni
Rumah memiliki fungsi yang sangat besar bagi individu dan keluarga, baik mencakup aspek fisik, mental maupun sosial. Untuk menunjang
Penulis: suhendri |
KOBA, BANGKA POS - Rumah memiliki fungsi yang sangat besar bagi individu dan keluarga, baik mencakup aspek fisik, mental maupun sosial. Untuk menunjang fungsi rumah sebagai tempat tinggal yang baik, maka harus dipenuhi syarat fisik yaitu aman sebagai tempat berlindung.
Secara mental, rumah juga harus memenuhi rasa kenyamanan. Sedangkan secara sosial, dapat menjaga privasi setiap anggota keluarga, menjadi media bagi pelaksanaan bimbingan, serta pendidikan keluarga.
Dengan terpenuhinya salah satu kebutuhan dasar berupa rumah yang layak huni diharapkan ketahanan keluarga pun tercapai. Kebutuhan rumah layak huni bagi masyarakat Bangka Tengah (Bateng) menjadi perhatian serius Bupati Bateng, Erzaldi Rosman Djohan.
Saking pedulinya, Erzaldi sempat menyampaikan persoalan ini di hadapan Presiden Joko Widodo pada saat rapat koordinasi (rakor) Presiden bersama para bupati se Indonesia di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/1) lalu.
"Untuk mendapatkan rumah yang layak huni, salah satunya kita harus menyulap kawasan kumuh menjadi kawasan sehat," kata Erzaldi kepada harian ini, Kamis (29/1).
Dirinya sempat menyampaikan kepada presiden mengenai usulan program pengembangan dan perbaikan kawasan kumuh menjadi kawasan yang lebih baik dan sehat. Ada tiga tempat di Bateng yang menjadi perhatian Erzaldi, yakni Desa Kurau, Batu Belubang dan Sungaiselan.
Pola yang akan diterapkannya dalam mengembangkan perbaikan kawasan kumuh adalah pola yang baru dan belum ada daerah lain di Indonesia yang menerapkannya. Erzaldi akan menerapkan pola yang mengutamakan peran serta masyarakat langsung.
Nanti, masyarakat di kawasan kumuh akan mendapatkan bantuan uang muka dari dana corporate social responsibility (CSR) untuk perbaikan rumahnya. Untuk memenuhi kekurangannya, masyarakat dapat pinjaman lunak atau semacam kredit pemilikan rumah (KPR) dari Bank Syariah Bangka, yang bekerja sama dengan Pemkab Bateng.
Sedangkan pelaksanaan perbaikan rumahnya akan dilakukan oleh masyarakat itu sendiri bersama CSR. "Ini merupakan program kemasyarakatan yang sangat baik, karena di satu sisi kita tidak memanjakan masyarakat. Sedangkan dari sisi pemerintahnya, kita bisa berhemat," ujar Erzaldi.
"Jadi, dalam program ini peran serta masyarakat sangat tinggi, dan untuk bangunan yang sudah selesai dikerjakan akan mendapat sertifikat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN)," lanjut orang nomor satu di Kabupaten Bateng tersebut.
Erzaldi mengundang Presiden Joko Widodo datang ke Bangka Belitung untuk melihat program pengembangan perbaikan kawasan kumuh yang dilakukan Erzaldi dalam waktu dekat ini.
Menurutnya, kedatangan prsiden akan memberikan energi positif kepada Pemkab Bateng untuk terus melayani masyarakat Bateng dan memberikan kebanggaan tersendiri kepada masyarakat kabupaten tersebut. Pasalnya, program perbaikan kawasan kumuh sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah pusat.
"Jika ada dukungan dari pemerintah pusat, tentunya program rehablitasi kawasan kumuh dan perbaikan rumah layak huni nantinya akan mudah terwujud dan cakupan akan bisa lebih luas," ujar Erzaldi. (doi/shi)