Anggota Dewan Tak Hadir, Paripurna DPRD Kabupaten Belitung Batal

Sidang paripurna DPRD Kabupaten Belitung yang beragendakan pandangan umum fraksi atas usulan empat raperda eksekutif akhirnya batal,

Anggota Dewan Tak Hadir, Paripurna DPRD Kabupaten Belitung Batal
Pos Belitung / Dedy Qurniawan
Perwakilan eksekutif menunggu di ruang paripurna Gedung DPRD Kabupaten Belitung, Selasa (10/2/2015) pagi. 

Laporan wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Sidang paripurna DPRD Kabupaten Belitung yang beragendakan pandangan umum fraksi atas usulan empat raperda eksekutif akhirnya batal, Selasa (10/2/2015). Hal ini dikarenakan sejumlah anggota DPRD Belitung ke rapat paripurna.

Dari pantauan Pos Belitung, para kepala SKPD, camat, kades, dan tamu undangan lainnya, sudah mulai keluar dari ruang paripurna sekitar pukul 10.45 WIB. Pun demikian dengan unsur Muspida yang telah meninggalkan Gedung DPRD Kabupaten Belitung sejak pukul 10.30 WIB tadi.

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Belitung Isyak Meirobie mengatakan, secara pribadi ia tak mendapatkan konfirmasi alasan ketidakhadiran para wakil rakyat sehingga menyebabkan tidak kuorumnya paripurna untuk diselenggarakan.

"Kalau tamunya sudah pulang, unsur forkominda juga sudah pulang. Saya rasa rapat hari ini pasti gagal," kata Isyak kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya.

Secara pribadi pula, Isyak mengatakan bahwa kejadian ini memalukan DPRD Kabupaten Belitung sebagai tuan rumah. Kejadian ini, kata dia, menjadi bahan introspeksi bagi DPRD Kabupaten Belitung.

"Kami yang mengundang, kami juga yang tidak menyelenggarakan. Begawai, undang-undang orang, tapi pas hari H-nya tidak jadi begawainya," ujarnya.

Isyak mengatakan, secara pribadi dan mewakili DPRD Kabupaten Belitung menghormati tamu yang hadir dan meminta maaf atas kejadian ini. Di sisi lain, ia juga menghormati hak-hak politik setiap anggota DPRD Kabupaten Belitung yang tidak hadir.

"Mungkin karena konfigurasi politik tadi, tentu setiap fraksi punya alasan tertentu, dan ini perlu diungkap kepada publik. Saya belum bisa komentar, saya hanya menyatakan soal etikanya saja," ucapnya.

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved