Sabtu, 25 April 2026

Bisnis Kuliner di Bangka Masih Menggiurkan

Bisnis kuliner di Pangkalpinang diyakini masih menjanjikan, dikarenakan bisnis ini berkaitan dengan kebutuhan primer masyarakat

Penulis: khamelia | Editor: Hendra

Laporan Wartawan Bangka Pos, Khamelia

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bisnis kuliner di Pangkalpinang diyakini masih menjanjikan, dikarenakan bisnis ini berkaitan dengan kebutuhan primer masyarakat. Hal tersebut dibuktikan dengan bermunculannya usaha-usaha kuliner baru dengan mengusung konsep beraneka ragam.

"Kuliner berkaitan dengan urusan perut, orang pasti butuh dan mencari, makanya meskipun pemainnya cukup padat ditambah dengan turunnya daya beli tetapi bisnis kuliner memang tetap menjanjikan," ungkap pelaku usaha kuliner, Devi Valeriani kepada bangkapos.com, Senin (02/03/2015).

Pemilik Hotel Puri 56 yang kini tengah menempuh program doktoral S3 ekonomi Unsri Palembang ini menuturkan untuk memenangkan persaingan di bisnis ini ada tiga hal yang perlu dilakukan yaitu; pengusaha harus berani berinovasi, berani menerapkan konsep berbeda dan menu yang ditampilkan berbasis kesehatan.

"Kalau ketiganya dijalani yakin saja bisnisnya akan berjalan lancar," ujarnya.

Devi menjabarkan, berani berinovasi artinya harus berani tampil beda, baik itu kemasan, nama menu dan rasanya. Sebab kata Devi karakter seseorang ingin mencoba sesuatu yang baru.

"Apalagi orang Bangka jika ada sesuatu yang baru pengen coba, dan kalau dirasakan cocok di lidahnya dan murah pasti akan dikunjungi terus," imbuhnya.

Kemudian buatlah konsep yang berbeda, seperti di Jakarta kata Devi ada cafe yang menampilkan konsep country, itu menarik dan orang pasti penasaran ingin mencoba.

Diungkapkannya lagi saat ini konsumen sudah lebih cerdas memilih makanan, mereka kata Devi lebih suka memilih masakan yang sehat dan mengutamakan higinitas.

"Jadi selain menikmati masakan juga untuk kesehatan, pasar sekarang semakin cerdas," imbuhnya.

Devi menyebut promosi juga faktor penentu kesuksesan bisnis, karena konsumen harus mengetahui produk apa yang dipasarkan."Promosi salah satu strategi untuk memenangkan persaingan, strategi lainnya pemberian diskon ataupun voucher," ujar Devi.

Sekali lagi Devi mengingatkan kualitas rasa dan harga juga faktor penentu, sering promosi agar terus dikenang orang dan upgrade menu secara berkala. "Kalau di Bangka pangsa pasar remaja dan keluarga sangat potensial, orang Bangka juga rata-rata punya keluarga besar dimana mereka suka mencari resto atau rumah makan dengan konsep family. Begitupun kopitiam bisnis ini tidak akan surut, tetapi hanya pemain yang pandai berinovasi lah yang bisa bertahan," pungkasnya.

Sebagai pengusaha kuliner, pemilik resto Puri 56 ini berbagi tips, ia melakukan inovasi menu-menu baru dan melakukan study banding. Seperti mengajak chef atau kokinya berliburan ke luar daerah untuk menjajal citarasa masakan restoran dan cafe-cafe terkenal.

"Itu saya lakukan agar chef saya bisa belajar tapi bukan mencontek ya. Kami biasa memesan makanan dan mencobanya bersama, hal-hal yang baiknya bisa diserap untuk kemajuan usaha kita," tutupnya.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved